Pilkada Serentak 2018, MUI Lampung: Jangan Gunakan Masjid untuk Kegiatan Politik


Ketua MUI Lampung KH Khairuddin Tahmid | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co –  Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung mengimbau masyarakat, khususnya umat Islam di Bumi Ruwa Jurai mencegah penggunaan tempat ibadah untuk kegiatan-kegiatan yang berbau politik. Hal ini supaya kesucian masjid dan musala sebagai tempat ibadah dapat tetap terjaga.

Imbauan tersebut disampaikan MUI Lampung terkait gelaran pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) serentak pada 27 Juni 2018. Di Lampung, pemilukada serentak pada 2018 meliputi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tanggamus dan Kabupaten Lampung Utara.

MUI menuangkan imbauannya dalam surat bernomor 036/MUI-LPG/H/III/2018 tentang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Serentak Tahun 2018 di Provinsi  Lampung. Surat bertanggal 13 Jumadil Akhir 1439 Hijriah atau 1 Maret 2018 Masehi tersebut ditandatangani Ketua Umum MUI Lampung Dr KH Khairuddin Tahmid MH dan Sekretaris Umum Drs KH Basyaruddin Maisir AM.

Total ada tujuh poin imbauan MUI Lampung terkait pemilukada serentak di Bumi Ruwa Jurai tahun 2018. Dalam poin lainnya, MUI juga mengimbau umat Islam di Lampung untuk mengedepankan akhlaqul karimah dalam proses pemilukada.

“Perilaku politik santun dalam pesta demokrasi tersebut diwujudkan dengan tidak melakukan provokasi, black campaign (kampanye hitam), money politic (politik uang), atau menyebarkan isu-isu yang dapat mengganggu ketenteraman dan ketertiban masyarakat,” tegas MUI Lampung seperti tercantum dalam surat imbauannya.

“MUI Lampung juga mengimbau masyarakat agar ikut serta mengawasi proses pelaksanaan pemilukada guna mencegah terjadinya kecurangan, ketidakadilan dan gangguan keamanan,” harap MUI dalam poin berikutnya.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Fraksi PKS Lampung Siapkan Program Pendidikan Demokrasi

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Masyarakat masih kurang memahami tupoksi (tugas pokok dan fungsi) anggota DPRD. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *