Sosialisasi di Lampung Tengah, Junaidi Auly Minta OJK Tingkatkan IKNB Syariah


ANGGOTA Komisi XI DPR Ahmad Junaidi Auly (dua dari kiri) mengisi sosialisasi Industri Nonbank dan Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan di Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah, Rabu, 28/2/2018. Dalam sosialisasi tersebut, dia meminta OJK membantu peningkatan pasar dan pelaku Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Syariah. | Staf Junaidi Auly

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Anggota Komisi XI DPR Ahmad Junaidi Auly meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membantu peningkatan pasar dan pelaku Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Syariah, setidaknya dalam kebijakan atau program. Hal tersebut disampaikan Junaidi saat Sosialisasi IKNB dan Perlindungan Sektor Jasa Keuangan di Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah, Rabu, 28/2/2018.

“Saat ini, pelaku IKNB mencapai 1.113, yang mana pelaku IKNB Syariah hanya 54, dan sisanya pelaku IKNB konvensional. Kami minta OJK memperhatikan gap ini. Ke depan, pelaku IKNB Syariah bisa terus bertambah,” kata Junaidi dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co.

Menurut politikus PKS itu, perkembangan IKNB terus melesat dengan kehadiran produk Financial Technology (Fintech). Berdasar data OJK pada Januari 2018, terdapat 32 perusahaan yang bergerak di Fintech. Namun, Fintech syariah belum diatur secara khusus. “OJK tentu harus responsif dengan berkembangnya sistem syariah. Karena itu, perlu juga diatur Fintech yang benar-benar secara syariah,” ujarnya.

Dia juga meminta OJK terus melakukan pengawasan terhadap perusahaan Fintech. Tujuanya, guna mengedepankan transparansi dalam hal tarif dan komisi dalam pengelolaan dana kepada nasabah. “Hal ini agar nasabah tetap terlindungi dan perlindungan terhadap nasabah (konsumen) harus diprioritaskan,” kata dia.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Jelang Tahun Baru, Harga Telur di Bandar Lampung Tembus Rp24 Ribu

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Harga telur ayam merangkak naik menjelang tahun baru. Kini, harganya di pasaran tembus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *