Serba-Serbi Pilgub Lampung, Pengunduran Sekprov-Kader Partai Pecah Dukungan


SUASANA pengundian nomor urut Pilgub Lampung 2018 di Hotel Novotel Bandar Lampung, Selasa malam, 13/2/2018. Dari kiri ke kanan: Cagub Lampung Herman HN, Arinal Djunaidi, M Ridho Ficardo, dan Mustafa. | imelda astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur (Pilgub) Lampung 2018 diwarnai serba-serbi peristiwa. Beberapa peristiwa sempat menjadi perhatian publik.

Misal, pengunduran diri Sutono dari jabatan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Lampung. Pemprov Lampung menilai janggal surat pengunduran diri tersebut. Pasalnya, surat pengunduran diri itu diterima pemerintah setempat setelah Sutono menghadiri deklarasi pasangan Pilgub Lampung di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, 4 Januari lalu.

Baca Pemprov Lampung Nilai Janggal Surat Pengunduran Sutono

Bahkan, Bawaslu Lampung menilai Sutono secara sadar melanggar netralitas aparatur sipil negara (ASN). “Kami menyatakan yang bersangkutan melanggar netralitas ASN pada Pilgub Lampung. Setelah kami konfirmasi, apakah Sutono sudah membaca edaran Kementerian PAN-RB dan surat pencegahan yang dilakukan Bawaslu terhadap netralitas ASN, yang bersangkutan menyampaikan sudah membaca. Artinya, beliau sadar (melanggar),” kata Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah.

Baca Bawaslu Lampung: Sutono Secara Sadar Langgar Netralitas ASN

Selain itu, Pilgub Lampung juga diwarnai perpecahan dukungan antara kader partai. Saat pasangan Mustafa-Ahmad Jajuli mendaftar pilgub, tampak rombongan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Padahal, partai berlambang bola dunia dengan bintang sembilan itu mengusung pasangan Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim.

Baca Rombongan PKB Iringi Mustafa-Aja ke KPU, Midi Ismanto: Apa Salahnya Kami Hadir?

Pun demikian dengan Partai Amanat Nasional (PAN). Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PAN Saad Sobari turut mengantar pasangan M Ridho Ficardo-Bachtiar Basri saat mendaftar pilgub ke KPU Lampung. Bahkan, Saad mengklaim lebih dari 80% kader PAN mendukung Ridho-Bachtiar. Padahal, PAN secara kelembagaan memutuskan mengusung pasangan Arinal-Chusnunia. (Baca Saad Sobari: Lebih dari 80% Kader PAN Dukung Ridho-Bachtiar)

Baca juga Inilah Kesamaan Pilgub Lampung 2018 dan 2014


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top