Ratu Belanda Tertarik dengan Program Pengembangan Jagung di Lampung Selatan


RATU Maxima dari Kerajaan Belanda mengunjungi Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, kemarin. Dia mempelajari kemungkinan untuk membantu para petani kecil di Lampung yang bergerak dalam usaha jagung. | Humas Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Ratu Maxima dari Kerajaan Belanda mengunjungi Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, kemarin. Dia mempelajari kemungkinan untuk membantu para petani kecil di Lampung yang bergerak dalam usaha jagung.

“Kalau untuk produksi jagung, Lampung merupakan produsen jagung nomor tiga secara nasional. Dengan adanya kunjungan Ratu Maxima, diharapkan mampu lebih meningkatkan produksi dan nilai jual jagung di pasaran. Sehingga, berdampak baik bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Provinsi (Sekprov) Lampung Hamartoni Ahadis dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co.

Hamartoni berharap, kunjungan kerja dari Pemerintah belanda ke Provinsi Lampung mampu membawa dampak positif bagi Provinsi Lampung. “Semoga dengan kunjungannya ke Provinsi Lampung mampu mempererat hubungan dan membawa keuntungan satu sama lain antara Pemerintah Lampung, terutama Indonesia dengan Belanda. Khususnya dalam membawakan kesegaran bagi masyarakat Lampung,” ujarnya.

Sementara itu, Ferdinand Lahnstein, Wakil Duta Besar Kerajaan Belanda, menyatakan, kedatangan Ratu Maxima ke Lampung dalam rangka untuk melihat proyek keuangan inklusif, yakni proyek di Lampung bernama Vhasham. “Ratu Maxima memiliki banyak program di PBB,  salah satunya di Sumatra. Beliau ingin mengunjungi proyek di daerah-daerah, salah satunya Vhasham. Vhasham sudah berada di Lampung selama dua tahun dan merupakan contoh bagus untuk mengimplementasikan dalam membantu para petani kecil,” kata dia.

Menurutnya, Vhasham memiliki keunggulan dalam mengusahakan para petani memiliki penghasilan lebih baik. Selain itu, mengusahakan anak muda untuk turut bergabung di Vhasham. “Tujuannya secara garis besar, yakni meningkatkan perekonomian masyarakat dan mendorong para petani untuk lebih baik lagi,” ujarnya.

“Rencananya, beliau akan meninjau kebun jagung milik Agus Rianto di Dusun Bangun Rahayu, Desa Neglasari, Kecamatan Katibung, yang merupakan mitra tani dari PT Vhasham. Harapannya, pengolahan baik dari Agus dapat menjadi contoh yang baik bagi petani lainnya,” kata dia.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Jalan Sehat Sarungan, Prof KH Moh Mukri: Sarung Ekspresi Kebebasan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung mengadakan Jalan Sehat Sarungan (JSS), Minggu, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *