Ridho Ficardo: ASN Jangan Hambat Plt, Harus Taat dan Loyal


Gubernur Lampung M Ridho Ficardo menyerahkan SK pelaksana tugas empat kepala daerah, Senin, 12/2/2018 | humas pemprov lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo meminta aparatur sipil negara (ASN) di empat daerah taat dan loyal kepada pelaksana tugas (plt) kepala daerah setempat. Jangan sampai terjadi, pemerintahan yang seharusnya terus berjalan menjadi berhenti akibat kepala daerah cuti mengikuti pilkada dan digantikan plt.

“Jajaran birokrasi sudah sangat memahami bahwa dalam rangka kepemimpinan daerah, loyalitas organisasi, ketaatan terhadap kepemimpinan, jelas kepada pemimpin yang bertugas dan berwenang pada saat ini yakni plt,” tandas Ridho, Senin, 12/2/2018, saat acara penyerahan SK empat plt di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung.

Adanya pelaksana tugas menyusul pencalonan empat kepala daerah dalam ajang Pilkada Lampung 2018. Keempat daerah tersebut ialah Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Timur, dan Lampung Utara. Keempat plt bupat dan wali kota yang menerima SK merupakan wakil wali kota dan wakil bupati di daerah masing-masing.

Untuk Kota Bandar Lampung SK pelaksana tugas diserahkan Gubernur Ridho kepada Wakil Wali Kota Yusuf Kohar. Yusuf menjadi plt karena Wali Kota Herman HN menjadi calon gubernur pada pemilihan gubernur-wakil gubernur (pilgub) Lampung 2018. Di Lampung Tengah, plt bupati dijabat Wakil Bupati Loekman Djojosoemarto sebagai konsekuensi pencalonan Bupati Mustafa sebagai gubernur.

Di Lampung Timur, Wakil Bupati Zaiful Bokhari menjabat plt bupati karena Bupati Chusnunia menjadi calon wakil gubernur. Sementara di Lampung Utara, plt bupati dipegang Wakil Bupati Sri Widodo menyusul Bupati Agung Ilmu Mangkunegara mencalonkan diri dalam Pilkada Lampung Utara 2018.

Baca Pilkada Lampung 2018, 4 Daerah Ini Resmi Dipimpin Plt

Ridho berpesan, setiap kebijakan yang diambil plt harus ditaati oleh setiap ASN. “Keputusan dan kebijakan yang diambil plt kepada daerah pada saat itu, itulah yang berlaku. ASN jangan menghambat. Justru harus memberikan dukungan dan loyalitas selama di bawah kepemimpinan plt,” harapnya.

Ridho juga berpesan, dalam menghadapi pilkada serentak di Lampung 2018, plt harus terus mengimbau para ASN untuk menjaga netralitasnya.

“Ketika kepala daerahnya mengikuti kompetisi politik, yang sulit dilaksanakan oleh plt seringkali adalah menjaga barisan ASN agar tetap netral dan melaksanakan tugas sebaik-baiknya tanpa mengikuti ranah tersebut. Untuk itu saya sarankan, daripada merusak organisasi silakan ikut ambil cuti hingga masa pilkada selesai,” katanya.

Dia meneruskan, tugas penting dan strategis untuk segera dilaksanakan plt bupati dan  wali kota di antaranya menyelenggarakan dan memimpin pemerintahan daerah masing-masing. Selain itu, memfasilitasi pilkada di tingkat provinsi, kabupaten dan kota pada 27 Juni 2018 sebagai amanat Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Diklat Calon Kepala Perpustakaan, Pemprov Lampung Tingkatkan Kualitas Pustakawan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *