Soal Kemacetan Jalan Indra Bangsawan, Rahayu Sarankan Rekayasa Lalu Lintas


SEJUMLAH kendaraan melintasi Flyover Pramuka-Indra Bangsawan, Kota Bandar Lampung, Kamis, 8/2/2018. Pascapengoperasi flyover, Jalan Indra Bangsawan kini kerap macet. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pengamat Transportasi Universitas Lampung (Unila) Rahayu Setyorini menyarankan rekayasa lalu lintas guna mengatasi kemacetan di Jalan Indra Bangsawan, Kota Bandar Lampung. Jalan tersebut kerap macet setelah Jalan Layang (Flyover) Jalan Pramuka-Indra Bangsawan beroperasi.

“Saya rasa kebijakannya adalah rekayasa lalu lintas. Lalu rekayasa lalu lintas yang seperti apa, itu yang harus dikaji ulang,” kata Rahayu saat dihubungi duajurai.co, Kamis, 8/2/2018.

Menurut perempuan yang juga pengajar di Institut Teknologi Sumatera (Itera) itu, kemacetan di Jalan Indra Bangsawan karena tidak ada kebijakan yang mengikutinya. Sebab, menyelesaikan persoalan transportasi tak cukup hanya solusi tunggal. “Misal, hanya bangun flyover atau sekadar rekayasa lalu lintas saja, tidak bisa begitu,” ujarnya.

Seharusnya, lanjut Rahayu, keberadaan jalan layang dapat mengurai kemacetan. Jika memang tujuannya untuk mengatasi kemacetan, maka perlu diikuti dengan kebijakan lain melalui kajian mendalam. “Harus dikaji terlebih dahulu, kita tak bisa katakan bagaimana yang paling tepat sebelum ada kajian,” kata dia.

Jalan Indra Bangsawan kerap macet pascapengoperasian Flyover Jalan Pramuka-Indra Bangsawan. Kepadatan arus lalu lintas membuat laju kendaraan melambat. Ditambah lagi, kondisi jalan yang sempit menjadi sumber masalah baru bagi pengendara maupun warga setempat.(*)

Baca Flyover Beroperasi, Jalan Indra Bangsawan Bandar Lampung Kerap Macet

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Angkot Terus Susut, Pemkot Bandar Lampung Dinilai Kurang Peduli

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Jumlah angkutan kota (angkot) di Bandar Lampung dilaporkan terus menyusut. Sementara, pemerintah setempat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *