Mulai Februari, Pemprov Lampung Terapkan Pemberian Insentif Guru Honor


WAKIL Gubernur Lampung Bachtiar Basri (pakai topi) didampingi Wakil Bupati Pesawaran Eriawan bertemu para siswa dan guru SMA/SMK se-Pesawaran di SMAN 1 Kedondong, kemarin. Kedatangannya dalam rangka penyerahan surat keputusan (SK) para guru SMA/SMK di Kabupaten Pesawaran. | Humas Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mulai menerapkan pemberian insentif kepada pengawas, staf tata usaha (TU) dan guru honor, bulan ini. Besaran insentif tersebut untuk pengawas Rp1,2 juta per bulan, staf TU Rp500 ribu per bulan, serta guru honor sebesar Rp200 ribu setiap bulan.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Lampung Bachtar Basri di hadapan 11.000 siswa dan 1.012 guru SMA/SMK dari 34 sekolah negeri/swasta se-Kabupaten Pesawaran, kemarin. Bachtiar datang ke sana dalam rangka penyerahan surat keputusan (SK) para guru SMA/SMK di Kabupaten Pesawaran.

“Pemprov Lampung terus melakukan yang terbaik dan ke depan akan lebih memajukan dunia pendidikan. Sebab, pendidikian merupakan ujung tombak dari suatu negara. Masa depan bangsa ini terletak di tangan guru dan generasi emas penerus bangsa. Untuk itu, kami mulai menerapkan pemberian insentif pada bulan ini,” kata Bachtiar dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co.

Dia mengatakan, berdasar UU 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidik merupakan tenaga profesional. Karena itu, guru sebagai pendidik profesional mempunyai fungsi, peran, dan kedudukan yang strategis. Guru sebagai tenaga profesional mempunyai visi terwujudnya penyelenggaraan pembelajaran sesuai dengan prinsip-prinsip profesionalitas. “Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung juga begitu memperhatikan dunia pendidikan, terutama para guru,” ujarnya.

Sementara, Wakil Bupati Eriawan menyampaikan bahwa Pesawaran memiliki kewajiban dan tugas dalam memberikan pelayanan pembangunan pendidikan bagi warganya. Demikian pula pembangunan pendidikan di Pesawaran. Pendidikan merupakan pondasi untuk melaksanakan pembangunan dalam berbagai bidang. Sebab, melalui pendidikanlah potensi manusia dihasilkan. “Saat ini, di Pesawaan telah terbentuk Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia Kabupaten Pesawaran (ISPI) yang bertujuan menyumbangkan tenaga dan pikiran kepada pembangunan pendidikan,” kata Eriawan.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Panggung Sastra Lampung, Komite Sastra DKL Luncurkan 2 Buku Sastra

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Komite Sastra Dewan Kesenian Lampunh (DKL) mengadakan Panggung Sastra Lampung, Sabtu, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *