Atasi Masalah, KPU Kabupaten/Kota Lampung Jangan Kayak Pemadam Kebakaran


KPU Lampung menggelar rakor dalam rangka penataan dapil Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg), Selasa, 6/2/2018. Dalam rakor tersebut, Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono meminta KPU kabupaten/kota tak seperti pemadam kebakaran dalam mengatasi masalah. | Situs KPU Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten/kota di Lampung diminta tidak seperti pemadam kebakaran dalam mengatasi masalah. Untuk itu, KPU perlu mengendalikan penyelenggara ad hoc, khususnya Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), agar penyelenggara pemilu solid hingga tingkat terbawah.

Hal itu disampaikan Ketua KPU Provinsi Lampung Nanang Trenggono saat membuka rapat koordinasi (Rakor) dalam rangka penataan Daerah Pemilihan (Dapil) Pemilu Anggota DPRD kabupaten/kota. Rapat berlangsung di Aula KPU Lampung, Bandar Lampung, Selasa, 6/2/2018.

“KPU kabupaten/kota jangan seperti pemadam kebakaran. Bila ada masalah, beramai-ramai turun ke bawah. Ini harus diubah. Saat ini, kami harus mengatasi masalah di depan sebelum masalah itu terjadi. Teman-teman harus memetakan potensi permasalahan yang mungkin terjadi di bawah agar dapat memberikan solusinya sebelum masalah itu benar-benar terjadi,” kata Nanang, seperti dikutip dari laman KPU Bandar Lampung.

Dia mengatakan, beberapa permasalahan yang melanda penyelenggara pemilu ad hoc itu saat pemilu legislatif. Sedangkan dalam pilkada, potensi permasalahan relatif lebih kecil. Untuk itu, Nanang meminta KPU kabupaten/kota terus melakukan konsolidasi agar penyelenggara pemilu dari setiap tingkatan menjadi solid.

“Selain teman-teman memedomani tahapan, yang lebih penting lagi adalah mengendalikan PPK. KPU Provinsi Lampung juga memperbanyak frekuensi supervisi ke bawah. Itu untuk mewujudkan konsolidasi penyelenggaraan pemilu yang mantab sekaligus mewujudkan penyelenggara pemilu yang imparsial,” ujarnya.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

APK Dipaku di Pohon Masih Jadi Langganan Pelanggaran Pilkada Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemakuan alat peraga kampanye (APK) di pohon masih langganan pelanggaran saat pemilihan umum. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *