Januari 2018, Nilai Tukar Petani Lampung Turun 1,28%


Petani | ilustrasi/ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung menyatakan, nilai tukar petani (NTP) setempat turun sebesar 1,28% pada Januari 2018. Hal tersebut karena sebagian besar subsektor mengalami penurunan, kecuali tanaman pangan dan peternakan.

Mengutip laman BPS Lampung, Sabtu, 3/2/2018, subsektor pertanian tanaman pangan sekitar 0,06%; subsektor tanaman hortikultura -0,39%; subsektor tanaman perkebunan rakyat -4,13%; dan subsektor peternakan 0,36%. Kemudian, subsektor perikanan tangkap -1,11%, dan subsektor perikanan budidaya -0,99%. NTP Provinsi Lampung secara gabungan turun sebesar 1,28%.

Menurut BPS, beberapa komoditas mengalami penurunan harga, bulan lalu. Komoditas dimaksud, antara lain subsektor hortikultura, subsektor perkebunan, subsektor perikanan tangkap, dan perikanan budi daya seperti komoditas sayuran. Kemudian, buah-buahan, kelapa, kopi, kakao, dan beberapa jenis ikan tangkap dan budi daya. “Sedangkan subsektor pertanian tanaman pangan dan peternakan mengalami kenaikan harga, di antaranya komoditas gabah, ketela pohon/ubi kayu, kerbau, kambing, dan ayam ras pedaging,” tulis BPS.

NTP Provinsi Lampung Januari 2018 untuk masing-masing subsektor tercatat subsektor padi & palawija (NTP-P) sebesar 112,45; hortikultura  94,73 ; tanaman perkebunan rakyat 100,36; peternakan 115,54; perikanan tangkap (109,40); dan perikanan budi daya (93,74). Sedangkan NTP Provinsi Lampung tercatat sebesar 105,98.(*)

Baca juga IHK Naik, Inflasi Bandar Lampung Januari 1,42%


Komentar

Komentar

Check Also

Dekati Lebaran, Pedagang di Pasar Smep Bisa Jual 250 Ekor Ayam Sehari

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Penjualan ayam di Pasar Smep, Bandar Lampung, melonjak drastis mendekati Lebaran, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *