Selaraskan Program, Bupati Lampung Barat Parosil Audiensi dengan Bekraf


JAJARAN Pemkab Lampung Barat audiensi dengan Bekraf di Jakarta, Jumat, 2/2/2018. Audiensi tersebut guna menyelaraskan program unggulan di Lampung Barat. | Humas dan Protokol Pemkab Lampung Barat

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengadakan audiensi Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) di Jakarta, Jumat, 2/2/2018. Audiensi tersebut guna menyelaraskan program unggulan di Lampung Barat.

“Audiensi ini tak lain adalah untuk menyelaraskan program dan dukungan dari Bekraf. Sehingga, potensi-potensi dapat tergali dan mendapat pendampingan dan fasilitasi dari Bekraf,” kata Surahman, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Lampung Barat, dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co.

Dia mengatakan, Lampung Barat merupakan pusat penghasil kopi robusta terbesar di Indonesia. Ditinjau dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), pertumbuhan ekonomi Lampung Barat sebagian besar dari sektor pertanian primer mencapai 59,94%. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan sumber daya alam di Lampung Barat dengan mendorong sebuah potensi dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat.

“Pengembangan ekonomi kreatif pada peningkatan kualitas kopi robusta dengan konsep agribisnis merupakan salah satu kekuatan inti (core business) perekonomian daerah. Hal tersebut secara alami mempunyai prospek tidak hanya dalam skala lokal dan regional, tetapi mampu bersaing dalam skala nasional maupun internasional,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Surahman, Lampung Barat juga memiliki produk tenun khas wilayah setempat, yaitu celugam. Pihaknya berharap, produk asal Lampung Barat itu dapat dikenal secara luas. Sehingga, banyak yang mengetahui bahwa Lampung Barat memiliki tenun yang unik dan menarik. “Celugam merupakan kain tenun khas Lampung Barat. Dahulu hanya dipakai sebagai hiasan saat prosesi adat dan budaya saja. Kini sudah dikembangkan menjadi bentuk baju, dompet, tas, sarung bantal, hingga hiasan tempat tisu,” kata dia.

Terakhir, pihaknya mengembangkan destinasi wisata berbasis ekowisata dan wisata budaya. Hal itu bertujuan untuk mengembangkan potensi wisata di Lampung Barat agar diminati para wisatawan. “Wisata budaya untuk mempertahankan adat serta budaya dan melestarikan kebudayaan Lampung Barat,” kata dia.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Amankan Natal-Tahun Baru, Polda Lampung Kerahkan 2.227 Personel

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung akan menggelar Operasi Lilin Krakatau mulai 21 Desember 2018 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *