Viral di Facebook, Video Buruh Migran Marhayati Ditelusuri BP3TKI Lampung


Kantor BP3TKI Lampung | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Bandar Lampung menelusuri video seorang buruh migran bernama Marhayati (29). Dalam video yang viral di Facebook itu, Marhayati mengaku putus komunikasi dengan keluarganya. Video tersebut di-unggah Akun Facebook Hafizi Ab-rahman pada 27 Januari lalu.

Kepala BP3TKI Lampung Mangiring Hasoloan Sinaga mengatakan, berdasar informasi yang diperoleh, Marhayati diduga berasal dari Rawajitu, Kabupaten Mesuji. Dia hanya ingat di kampung halamannya terdapat pabrik singkong dan sekolah dasar (SD). Ayahnya bernama Marijo dan ibu, Siti Munaroh. Dua adiknya masing-masing bernama Marriana dan Lia Ermawati.

Menurut Mangiring, Marhayati pergi ke Malaysia medio 2003-2004. Waktu itu, dia berusia sekitar 15 tahun. Kini, yang bersangkutan berada di Thailand. Paspornya hilang di Malaysia. Marhayati telah memiliki suami warga negara Thailand dan satu anak. “Hafizi bersama Marhayati akan mendatangi KRI Songkhla untuk penanganan lanjutan,” ujarnya.

Dia melanjutkan, berdasarkan data Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Luar Negeri (Siskotkln) BNP2TKI, tidak ada buruh migran bernama Marhayati. Pihaknya juga tidak menemukan identitas yang bersangkutan. “Namun demikian, apapun statusnya, sudah kewajiban pemerintah untuk mengupayakan penanganan kasus yang bersangkutan. (Hal itu) setelah diperoleh informasi yang memadai sesuai ketentuan hukum di negara penempatan,” kata dia.

Pada kesempatan tersebut, Mangiring menghimbau masyarakat, pekerja migran, dan keluarga pekerja migran untuk memberikan informasi apapun terkait kasus yang menimpa buruh migran. “Informasi bisa disampaikan melalui call center BNP2TKI pada nomor 0800-1000 (gratis), atau pengaduan dari luar negeri menghubungi nomor telepon +6221 29244800 atau email halotki@bnp2tki.go.id,” ucapnya.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

51 Anak Ikuti Khitanan Massal PT Suri Tani Pemuka Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sebanyak 51 anak mengikuti khitanan massal di Balai Desa Sukajaya, Kecamatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *