Sejumlah Kabupaten di Lampung Belum Salurkan Beras Sejahtera


Hery Suliyanto (berdiri), Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung, memberikan pengarahan saat Rapat Koordinasi Program Bantuan Sosial Pangan Rastra dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Balai Keratun, Selasa, 30/1/2018. Dalam pengarahannya, Hery meminta kabupaten segera menyalurkan Rastra karena pendistribusian beras untuk masyarakat kurang mampu itu masih tergolong kecil, yakni 17,27%. | Humas Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Penyaluran beras sejahtera (Rastra) di Provinsi Lampung masih tergolong kecil, yakni 17,27%. Sebab, beberapa kabupaten belum menyalurkan beras untuk masyarakat kurang mampu itu.

Hal tersebut disampaikan Hery Suliyanto, Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung, saat Rapat Koordinasi Program Bantuan Sosial Pangan Rastra dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Rapat berlangsung di Balai Keratun, Ruang Sungkai, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Selasa, 30/1/2018.

Hery mengatakan, sejumlah kabupaten yang belum mendistribusikan Rastra, antara lain Lampung Timur, Lampung Utara, Lampung Barat, Way Kanan, Pesisir Barat, dan Lampung Selatan. “Diharapkan kabupaten/kota segera menyaluran (Rastra) dan berkoordinasi dengan Perum Bulog,” kata dia dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co.

Sementara, daerah yang telah menyalurkan Rastra, di antaranya Kota Metro (100%), Kabupaten Tanggamus (22,72%), Pringsewu (79,63%), dan Pesawaran (12,70%). Kemudian, Lampung Tengah (14,25 %), Tulangbawang Barat (100%), Tulangbawang (100%), dan Kabupaten Mesuji (100%).

Khusus program BPNT, lanjutnya, di Kota Bandar Lampung terdapat 49,711 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan mulai pencairan. Namun, belum semua KPM dapat mencairkannya karena masih ada saldo nol dalam Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS). “Pencairan program BPNT di Bandar Lampung sekitar 10%-20%. Sedangkan pencairan di Kota Metro pada Februari mendatang. Mohon segera dipersiapkan sarana dan prasarananya,” ujar Hery.

Dilain pihak, Kepala Perum Bulog Divre Lampung M Attar Rizal menyatakan, ada beberapa kesepakatan bersama dengan kabupaten/kota terkait lain percepatan penyaluran Rastra. Pihaknya juga telah menerbitkan Delivery Order (DO) bantuan sosial Rastra. “Persiapan penyaluran tersebut paling lambat tanggal 25 setiap bulan. Jika terdapat penggantian beras atas komplain kualitas beras atau kuantitas, segera melaporkan ke Satker Rastra Bulog 2×24 jam,” kata dia.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Jalan Sehat Sarungan, Prof KH Moh Mukri: Sarung Ekspresi Kebebasan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung mengadakan Jalan Sehat Sarungan (JSS), Minggu, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *