Stabilkan Harga Jagung, Pemkab Lampung Timur Minta Bantuan Box Dryer


Petani jagung | ilustrasi/ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur meminta bantuan penyediaan alat pengering jagung (box dryer) kepada Kementerian Pertanian. Permintaan bantuan alat tersebut sebagai upaya untuk menstabilkan harga jagung.

Sebab, harga jagung mengalami penurunan sekitar Rp100. Semula, harga jagung sekitar Rp3.450 per kilogram (kg). Kini, harga tanaman yang buahnya dapat dikonsumsi sebagai makanan pokok itu sebesar Rp3.350 per kg. “Kami sudah membuat proposal permintaan bantuan box dryer. Kami sudah koordinasi dengan provinsi dan sudah lapor ke pemerintah pusat,” kata M Yusuf HR, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Lampung Timur, seperti dikutip dari laman Humas Lamtim, Sabtu, 27/1/2018.

Dia mengatakan, turunnya harga jagung karena supply (penawaran) lebih tinggi dari pada demand (permintaan). Selain itu, kadar air jagung yang dijual petani ke pabrik atau pengepul masih tinggi, yakni 30%-35%. “Seharusnya, (kadar air) 14% yang layak untuk disimpan dalam gudang,” ujarnya.

Secara terpisah, Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim mengimbau para petani tidak terlalu panik. Sebab, pemerintah setempat telah mengambil langkah konkret untuk penanganannya. “Kepada para petani agar dapat menunda dahulu beberapa saat sebagian panennya, sehingga stok tidak terlau banjir. (Juga) sembari menunggu box dryer yang sedang diupayakan dari Kementerian Pertanian,” kata dia.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *