Wagub Lampung: Program Gerbang Desa Saburai Terbukti Entaskan Desa Tertinggal


Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri saat acara Gerbang Desa Saburai di Kabupaten Tulang Bawang Barat | Humas Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri menyatakan bahwa Program Gerbang Desa Saburai telah terbukti mengentaskan desa tertinggal yang ada Bumi Ruwa Jurai ini. Hal itu dikatakannya karena berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, pada akhir 2017, jumlah Desa Tertinggal di  Lampung sisa 117 desa lagi, sementara lainnya sudah naik status menjadi Desa Kurang Berkembang (185 desa), Desa Berkembang (69 desa) dan Desa Maju (5 desa).

“Ini merupakan keberhasilan program Gerakan Membangun Desa (Gerbang Desa) Sai Bumi Ruwa Jurai. Selain memberikan bantuan keuangan untuk pelaksanaan program, juga menggerakkan SKPD atau OPD untuk sama-sama memperhatikan dan mengalokasikan program di lokasi desa tertinggal, sehingga mempercepat pengentasan desa tertinggal,” Kata Bachtiar Basri saat menghadiri acara peresmian kantor Tiyuh Program Gerbang Desa Saburai di Kampung Tiyuh Bujung Sari, Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kamis sore, 25/1/2018. 

Wagub mengatakan, berdasarkan Data BPS Tahun 2014, jumlah desa yang masuk kategori tertinggal di Provinsi Lampung sebanyak 380 Desa. Maka, untuk mengentaskan desa tertinggal tersebut Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung menerapkan Program Gerbang Desa Saburai sebagai program unggulan.

“Setelah kami menjabat Gubernur dan Wakil Gubernur, Saya dan Pak Ridho berdiskusi bagaimana mencarikan solusi untuk membangun kampung yang tertinggal. Akhirnya kami memutuskan untuk membuat Program Gerbang Saburai. Dengan program ini kami yakin dapat mengentaskan desa-desa yang tertinggal di Provinsi Lampung,” kata Bachtiar, melalui surat elektronik yang diterima duajurai.co dari Biro Humas Pemprov Lampung.

Tulang Bawang Barat mendapatkan anggaran Program Gerbang Desa Saburai tahun 2017 sejumlah Rp2.88 miliar yang diperuntukan bagi 12 Desa. Sedangkan pada tahun 2018 anggarannya Rp1.68 miliar, yang akan diberikan kepada 14 desa.

“BPS Provinsi Lampung telah melakukan penilaian dan evaluasi dengan menggunakan Indeks Kemajuan Desa (IKD), dan hasilnya menunjukkan perubahan signifikan pada status desa-desa yang sebelumnya tertinggal,” ujar pria yang hobi melukis itu.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Bantu Desa Rawan Pangan Lamsel, Nanang Ermanto Salurkan Program Bekerja

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto menyalurkan program Bedah Kemiskinan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *