Kasus Pelat Kendaraan Bermotor Masih Dominasi Laporan di Ombudsman Lampung


Kepala Ombudsman RI Perwakilan Lampung Nur Rakhman Yusuf | duajurai.co/ Imelda Astari

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Laporan terkait pelayanan instansi kepolisian berada di urutan kedua terbanyak yang masuk ke Ombudsman RI Perwakilan Lampung tahun 2017 yakni tercatat 27 laporan atau 12,6%. Persoalan yang paling mendominasi adalah mengenai penerbitan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau pelat kendaraan, meskipun ada juga laporan terkait proses penyidikan.

“Untuk substansi laporan di kepolisian, penundaan berlarut penerbitan TNKB kendaraan bermotor menjadi masalah yang paling banyak dilaporkan,” kata Nur Rakhman Yusuf, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Lampung saat konfrensi pers di kantornya, Jalan Way Semangka, Pahoman, Kamis siang, 25/01/2018.

Seharusnya, lanjut Nur, di Lampung sudah tak ada persoalan lagi mengenai pembuatan pelat kendaraan bermotor, karena bahan pembuat pelat sudah ada stoknya, berbeda dengan kondisi tahun 2013 hingga 2016 lalu yang mengalami keterbatasan stok material pelat kiriman Korlantas, Jakarta.

“Stok materialnya sudah ada. Tapi dalam prosesnya masih ada saja laporan yang masuk. Hal itu karena ternyata masih ada problem, bahwa, ada yang pelatnya sudah tercetak namun masyarakat tidak tahu. Padahal sudah distribusikan ke Polres setempat,” kata dia.

Hal itu diketahui Ombudsman, setelah menindaklanjuti salah satu kasus warga Lampung Timur yang melaporkan TNKB nya yang tak kunjung tercetak. Setelah Ombudsman melakukan pengecekan ke Samsat, ternyata dalam status sudah tercetak dan diserahkan ke Polres setempat. Ketika dicek di gudang penyimpanan Polres, ternyata memang pelatnya sudah ada.

“Hanya saja ketika ada warga yang menanyakan TNKB nya, selalu dikatakan oleh petugas belum jadi. Si petugas malas mencarikan, karena saking banyaknya pelat yang belum diambil warga,” jelasnya.

Maka dari itu, kesadaran dari petugas maupun masyarakatnya yang perlu dibangun. Mesti diambil langkah solutif oleh pihak Samsat, untuk memberikan pengumuman TNKB yang sudah tercetak agar pemilik TNKB mengetahui. “Diumumkan saja siapa-siapa yang sudah jadi pelatnya. Sehingga masyarakat tahu,” kata dia.(*)

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Pindah Tugas, Mantan Sekda Lamsel Fredy Jadi Kepala Bappeda Lampung

KALIANDA, duajurai.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) mengadakan acara pelepasan mantan Sekretaris Daerah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *