Ajang Silaturahmi, Bupati Lampung Barat Terapkan Safari Gotong Royong


Bupati Lampung Barat Bersama Warga Saat Program Safari Gotong Royong | Humas Kabupaten Lampung Barat

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menganggap budaya gotong royong bisa menjadi ajang silaturahmi antar warga. Menurutnya, gotong royong merupakan identitas bangsa Indonesia, yang memiliki makna silaturahmi dan menciptakan kebersamaan antar semua kalangan guna membangun sebuah daerah.

“Maka dari itu, kita mesti membangun kembali budaya gotong royong yang telah ditinggalkan,” kata Parosil Mabsus didampingi wakilnya, Mad Hasnurin saat safari jumat di Pekon Luas, Kecamatan Batu Ketulis, Jumat pagi, 26/01/2018.

Kegiatan Safari Jumat tersebut bertujuan mengajak masyarakat menyiarkan agama Islam dengan meramaikan rumah ibadah melalui shalat berjamaah dan gotong royong. Dalam acara itu, Parosil juga sekaligus menyerahkan bantuan kepada Masjid Jami’ Baitul Qirom Pekon Luas, Kecamatan Batu Ketulis, Lampung Barat.

“Safari Jumat ini juga kami manfaatkan untuk bersilaturahmi dengan masyarakat dan mendengarkan aspirasi mereka. Kegiatan ini juga implementasi dari program keagamaan, sama seperti subuh berjamaah dan magrib mengaji yang dilaksanakan secara rutin setiap minggu, dalam rangka mengajak masyarakat meramaikan rumah ibadah dan meningkatkan keimanan,” kata Parosil melalui surat elektronik yang diterima duajurai.co Jumat siang.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak masyarakat berpartisipasi dan membantu pemerintah dalam membangun daerah dan menggerakkan roda pembangunan di berbagai sektor. Selain itu, untuk mewujudkan semua program kerja sehingga terwujudnya Lampung Barat Menuju Lampung Barat hebat.

“Kami tentu membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat dalam menjalankan program strategis daerah yang muaranya nanti adalah untuk meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Menurut adik kandung mantan Bupati Lambar Mukhlis Basri itu, membangun daerah harus dilandasi dengan pondasi yang kuat, yaitu perilaku dan akhlak yang kuat, baik penyelenggara pemerintahan maupun masyarakat terutama warga yang tinggal di daerah pedesaan.

“Program kerja bersama wakil bupati ini diharapkan agar masyarakat dapat berkerja sama untuk mendukung dan mewujudkan semua program kerja sehingga terwujud Lambar hebat,” ungkapnya.(*)

 


Komentar

Komentar

Check Also

Definitif Jadi Bupati Lampung Tengah, Loekman Djoyosoemarto Diminta Optimalkan Pembangunan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Loekman Djoyosoemarto definitif menjadi Bupati Lampung Tengah setelah dilantik Gubernur Lampung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *