KKN di Lampung Timur, Mahasiswa Unila Diminta Bantu Perlindungan Anak


MAHASISWA KKN Unila disambut di kompleks Pemkab Lampung Timur, beberapa waktu lalu. Sebanyak 721 mahasiswa akan KKN di Lampung Timur hingga 2 Maret mendatang. | Situs Humas Lamtim

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim meminta mahasiswa Universitas Lampung (Unila) yang melakukan kuliah kerja nyata (KKN) untuk membantu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Hal tersebut disampaikan Chusnunia saat menerima sebanyak 721 mahasiswa KKN di kompleks Pemkab Lampung Timur, beberapa waktu lalu.

“Bantu kami dalam hal pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Ada 24 desa ramah anak yang membutuhkan sentuhan tangan-tangan lembut dari mahasiswa Unila. Kemudian, ada potensi wisata yang perlu digarap dan turun tangan dari mahasiswa sekalian,” kata Chusnunia, seperti dikutip dari laman Humas Lamtim, Rabu, 24/1/2018.

Mantan anggota DPR yang akrab disapa Nunik itu mengatakan, di Lampung Timur juga banyak pemuda yang melek teknologi. Mereka dapat menggunakan media sosial dan bisa menulis berita. Namun, masih butuh tambahan ilmu dari mahasiswa agar bisa mengangkat potensi desanya melalui media sosial. “Mungkin bisa dilatih menulis, bagaimana foto yang bagus dan di-upload ke media sosial,” ujarnya.

Sementara, Ketua Badan Pelaksana KKN Unila Sri Waluyo menyatakan, KKN di Lampung Timur berlangsung selama 40 hari, yakni mulai 22 Januari hingga 2 Maret mendatang. Para mahasiswa akan tersebar di 13 kecamatan dan 103 desa di Kabupaten Lampung Timur. “Para mahasiswa akan melakukan Bhaktiku Lampungku yang memiliki arti, bakti mahasiswa Lampung terhadap Bumi Ruwa Jurai,” kata dia.(*)

Baca juga 721 Mahasiswa Unila KKN di Lampung Timur, Nunik Harap Beri Sumbangsih


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *