Ridho Ficardo Dorong Pengembangan Tanaman Hortikultura dengan Pompa Tanpa Mesin 


Edarwan, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pengelolaan Sumber Daya Air Lampung | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Gubernur Lampung M Ridho Ficardo mendorong petani untuk mengembangkan tanaman hortikultura dengan teknologi tepat guna pompa air tanpa mesin (PATM). Selain dapat menghemat pengeluaran, juga dapat menambah penghasilan petani.

Edarwan, Kepala Dinas Pengairan dan Kawasan Permukiman Pengelolaan Sumber Daya Air Lampung, mengatakan, arahan gubernur tentang PATM itu menjadikan Provinsi Lampung sebagai satu-satunya daerah di Indonesia yang memanfaatkan air permukaan dengan teknologi tepat guna. Sebelumnya, hanya dilakukan uji coba di kawasan Gunung Kidul, Jawa Tengah.

“Gubernur melihat di Lampung ini banyak sungai kecil, namun airnya tidak dapat dimanfaatkan dengan baik. Dengan teknologi PATM ini, dalam radius satu kilometer bisa terjangkau, hingga bidang hortikultura bisa hidup dan berkembang,” kata Edarwan dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co, Jumat, 19/1/2018.

Dia melanjutkan, saat ini, pihaknya tengah mengujicobakan dua alat PATM di Kabupaten Lampung Timur, tepatnya di Kecamatan Jepara dan Labuhan Ratu. Lampung Timur menjadi salah satu daerah yang tidak tersentuh oleh irigasi. “Alhamdulillah, airnya sudah bisa naik. Insya Allah gubernur dalam akhir bulan ini akan langsung menginformasikan kepada masyarakat setempat,” ujarnya.

Selain Lampung Timur, teknologi tepat guna PATM juga sudah dan akan berjalan di Kota Bandar Lampung, Kabupaten Pringsewu, Tanggamus, dan Lampung Utara. Untuk di Kabupaten Tulangbawang Barat akan dilanjutkan kembali pada 2019. Sebab, faktor cuaca yang dahulu merendam sebagian mesin PATM.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Zainudin Hasan Lepas Tim Safari Ramadan Keliling Desa Lampung Selatan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan melepas Tim Safari Ramadan di Pelataran Rest …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *