Elegi Calon Pengantin, Aira Meninggal 3 Jam Jelang Akad Nikah (4-habis)


Dwi Setiawan foto bersama Aira Tamia dan calon mertuanya, Odawati (tengah). | Facebook Aira Tamia

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Calon pengantin Aira Tamia (23) dan Dwi Setiawan (27) memiliki berbagai rencana indah setelah menikah. Bahkan, Dwi sudah menyiapkan rumah untuk ditinggali bersama belahan jiwanya kelal. Namun, takdir berkata lain, Aira meninggal tiga jam menjelang akad nikah.

“Sudah jalan takdirnya begini. Rencana, mereka mau langsung tinggal di rumah yang sudah dibeli calon suaminya itu kalau sudah menikah,” kata Idris BS (53), ayah Aira, di kediamannya, Kelurahan Kotabaru, Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung, Jumat, 19/1/2018.

Menurut Idris, Aira dan Dwi terlihat cocok dan selalu harmonis. Mereka sudah saling memahami dan dekat dengan masing-masing keluarga. “Bahkan, Dwi sudah saya anggap anak sendiri. Saya bilang kepadanya, walaupun Aira sudah meninggal, jangan sampai putus hubungan. Apalagi, Dwi juga sudah tak punya orangtua, jadi sekarang saya bapaknya Dwi,” ujarnya.

Barang-barang yang telah disiapkan sebagai antaran pada hari pernikahan tetap dibawa ke rumah duka pada malam harinya. “Selagi Aira masih hidup pun, mereka berdua memang seringkali bertukar hadiah,” kata Idris.

Dwi dan Aira saling mengenal ketika duduk di bangku SMA. Meski beda sekolah, Aira yang mengenyam ilmu di SMA Arjuna tetap menjalani hubungan baik dengan Dwi. Meski hubungan itu sempat terputus beberapa lama, namun terjalin lagi sekitar tiga tahun lalu.

“Mereka ketemu lagi saat main di rumah kawannya. Lalu, mereka kembali menjalin hubungan. Pada November 2017, Dwi mengutarakan niat kepada keluarga untuk menikahi Aira,” ucap Idris.(*)

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Transportasi Online Kian Menjamur, Angkot-BRT Bandar Lampung Jarang Terlihat

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kendaraan berbasis aplikasi atau yang jamak disebut transportasi online resmi beroperasi di Bandar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *