Tuntut Jadi ASN, Honorer K2 Lampung Datangi DPD


ANGGOTA DPD Andi Surya foto bersama sejumlah honorer K2 di Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, kemarin. Para honorer meminta DPD mempertemukan dengan Menteri PAN-RB Asman Abnur terkait tuntutan menjadi aparatur sipil negara (ASN). | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Lebih dari 100 honorer kategori dua (K2) dari berbagai provinsi, termasuk Lampung, mendatangi Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, kemarin. Mereka meminta DPD mempertemukan dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur terkait tuntutan menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Anggota Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD Andi Surya mengatakan, pihaknya sudah lama menyampaikan persoalan honorer K2 kepada pemerintah. Bahkan, presiden telah mengeluarkan kebijakan dalam bentuk surat instruksi kepada Kementerian PAN-RB untuk menangani masalah tersebut. Namun, hingga kini belum ada realisasi dari Kementerian PAN-RB.

“Honorer K2 harus bersabar dalam mengurus masalah ini, jangan terpancing emosional. Sebab, administrasi negara harus diikuti dengan sistem dan prosedur. Tidak bisa dengan cara-cara memaksa melalui unjuk rasa. DPD RI memiliki kewenangan politik untuk memanggil Menteri PAN-RB. Namun, secara administratif kewenangan ada pada mereka,” kata Andi dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co, Rabu, 17/1/2018.

Wakil rakyat asal Lampung itu menduga Kementerian PAN-RB sedang menggodok persoalan honorer K2. Dia berharap, pihak pemerintah memberi peluang honorer K2 menjadi PNS. “Kami berusaha untuk itu meski pun pengangkatan honorer K2 terkendala aturan, yakni tidak semua honorer K2 diterima sebagai PNS, yang diprioritaskan maksimal usia 35 tahun,” ujarnya.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Bupati Zainudin Minta Masyarakat Lampung Selatan Foto Jalan Belum Bagus

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan meminta masyarakat setempat untuk mengabadikan jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *