Maju Lagi Pilgub Lampung, Ini Visi dan Misi Ridho-Bachtiar


PASANGAN petahana M Ridho Ficardo (kanan)-Bachtiar Basri (kiri) meladeni wawancara jurnalis saat tes psikologi di RSUDAM Lampung, Minggu, 14/1/2018. Sebelum tes, Ridho mengaku sempat berbincang dengan balon gubernur Lampung lain, Mustafa. | Tim Media M Ridho Ficardo

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pasangan petahana M Ridho Ficardo-Bachtiar Basri maju lagi dalam Pilgub Lampung pada 27 Juni mendatang. Keduanya telah menyerahkan sejumlah berkas pendaftaran ke KPU setempat, di antaranya naskah visi dan misi.

Pasangan Ridho-Bachtiar mendapat dukungan dari tiga partai politik, yaitu Partai Demokrat, PPP, dan Partai Gerindra. Selain gubernur Lampung, Ridho juga Ketua Demokrat Lampung. Sedangkan Bachtiar adalah Wakil Gubernur Lampung yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP PAN.

Berikut naskah visi dan misi pasangan Ridho-Bachtiar, seperti dikutip dari laman KPU Lampung, Selasa, 16/1/2018:

Visi: Lampung Berdaya Saing dan Sejahtera Berkeadilan

Misi:

  • Meningkatkan kualitas manusia melalui pembangunan pendidikan, kesehatan, sosial, budaya, dan agama;
  • Meningkatkan kapasitas dan keterjangkauan infrastruktur untuk peningkatan daya saing daerah;
  • Mengembangkan sektor pertanian melalui pencptaan nilai tambah dan kesejahteraan petani, nelayan/petambak, peternak;
  • Meningkatkan investasi dengan prioritas pada pembangunan industri dan pariwisata;
  • Memantapkan reformasi birokrasi untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan publik, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih;
  • Penanggulangan kemiskinan dan pengurangan ketimpangan pembangunan.

Program prioritas:

Bidang Pembangunan Manusia

  • Penciptaan satu juta lapangan kerja baru;
  • Seluruh SMK berstandar kompetensi nasional;
  • Pendidikan gratis bagi masyarakat tidak mampu tingkat SMA/SMK;
  • Kesehatan gratis bagi masyarakat tidak mampu;
  • Penurunan angka kemiskinan dari dua digit menjadi satu digit;
  • Bantuan pendidikan bagi dosen dan mahasiswa PTS dan PTN berprestasi dan tidak mampu;
  • Bantuan untuk 10.000 rumah ibadah, 25.000 wisata rohani, dan 000 pondok pesantren;
  • Pembangunan perpustakaan modern berstandar nasional;
  • Pembangunan sport center standar internasional mendukung Lampung sebagai tuan rumah PON pada 2024;
  • Pembangunan observatorium standar internasional mendukung pariwisata dan pendidikan.

Bidang Infrastruktur

  • Meningkatkan dan mempertahankan kemantapan jalan provinsi 90% sampai tahun 2024;
  • Fasilitasi dan dukungan pengembangan Bandara Internasional Radin Inten II (menuju runway 3.400 m);
  • Fasilitasi dan dukungan pengembangan Bandara Pekon Serai (menuju runway 2.200 m);
  • Fasilitasi dan dukungan pembangunan longcut Tegineneng-Tarahan, di antaranya untuk mendukung terminal untuk kepentingan sendiri (tuks);
  • Mewujudkan dan mempertahankan Lampung Terang dengan rasio elektrifikasi dan desa berlistrik 100% pada 2024;
  • Melanjutkan pembangunan Kota Baru sebagai pusat pemerintahan, pendidikan, dan ekonomi;
  • Pengembangan energi baru terbarukan dan konservasi energi dengan target capaian energi baru terbarukan: 23% pada 2024;
  • Revitalisasi dan pembangunan akses dasar masyarakat untuk air minum dan sanitasi layak (drainase, persampahan, air limbah) 100% pada 2022;
  • Dukungan dan pembiayaan pembangunan perumahan dan lingkungan permukiman yang sehat untuk mengatasi kesenjangan (back lock) 000 rumah;
  • Penanggulangan dan penanganan kawasan permukiman kumuh dan rumah tidak layak huni 0% pada 2021;
  • Dukungan program sertifikasi tanah dan lahan dalam reforma agraria 60% pada 2020.

Menjamin ketersediaan pangan, melalui:

  • Fasilitasi keberlanjutan pembangunan bendungan sukoharjo, Bendungan Marga Tiga dan Bendungan Segalamider;
  • Rehabilitasi Bendungan Batutegi, Bendungan Way Rarem dan Bendungan Way Jepara serta bendung lain yang menjadi kewenangan provinsi;
  • Mempertahankan minimal 90% jaringan irigasi dalam kondisi baik dengan melakukan rehabilitasi serta op jaringan irigasi di 19 daerah irigasi kewenangan provinsi;
  • Memastikan ketersediaan air dengan menambah 200 unit pembangunan embung;
  • Rehabilitasi daerah tangkapan air (catchment area).

Bidang Pertanian

  • Pengembangan komoditas unggulan daerah dan pengolahannya (kopi, lada, padi, jagung, kakao, tebu, ubi kayu, sapi, kambing);
  • Pengembangan pertanian dengan sistem pertanian terpadu dan organic;
  • Penatalaksanaan distribusi pupuk bersubsidi secara digital dan bekerjasama dengan lembaga keuangan;
  • Meningkatkan indeks pertanaman (ip) melalui keterjaminan ketersediaan air dan infrastruktur pengairan;
  • Mekanisasi pertanian baik pra maupun pasca panen;
  • Peningkatan kapasitas sdm pertanian melalui SMK Pertanian;
  • Penguatan kapasitas dan kuantitas penyuluh serta pengendali organisme pengganggu tanaman serta petugas pintu air.

Bidang Investasi

  • Pengembangan pariwisata melalui pembangunan destinasi, kawasan ekonomi khusus pariwisata (kek pariwisata) dalam rangka mencapai jumlah kunjungan wisatawan domestik tertinggi di Sumatera;
  • Pengembangan industri melalui kawasan dan pengolahan hasil bumi/pertanian;
  • Dukungan penguatan manajemen koperasi, usaha mikro, dan kecil;
  • Pembukaan akses pasar dan permodalan untuk koperasi dan usaha mikro kecil;
  • Penguatan jejaring kemitraan dan sinergitas pemerintah dengan badan usaha;
  • Peningkatan promosi dan kerja sama investasi, perdagangan, dan pariwisata;
  • Pengembangan ekonomi kreatif, startup bisnis serta digitalisasi koperasi dan umkm (go online).

Bidang Tata Kelola Pemerintahan:

  • Peningkatan kompetensi asn melalui pendidikan dan pelatihan teknis dan kepemimpinan;
  • Kemudahan dan prosedur yang jelas dalam pelayanan publik (investasi, perizinan, dan kependudukan);
  • Optimalisasi pemanfaatan e-government untuk peningkatan kinerja birokrasi dan keterbukaan informasi publik.

Bidang Kemiskinan dan Pemerataan

  • Melanjutkan gerakan membangun (gerbang) desa saburai untuk percepatan pengentasan desa tertinggal;
  • Membangun 000 jembatan gantung untuk mempermudah akses pendidikan, kesehatan dan pertanian;
  • Membangun 000.000  jamban untuk lingkungan permukiman yang sehat dan layak untuk mewujudkan Lampung bebas buang air besar sembarangan (BABS);
  • Gerakan membangun pesisir, laut berdayaguna (gerbang pelana) untuk pengembangan pariwisata pesisir, perikanan tangkap dan konservasi pesisir;
  • Gerakan pemerataan pendidikan untuk daerah terisolir dan tertinggal;
  • Gerakan sinergi penanggulangan kemiskinan.(*)

Baca juga Pilgub Lampung 2018, Ini Visi dan Misi Herman HN-Sutono


Komentar

Komentar

Check Also

Diandra “Kembahang”, dari Jurnalis Televisi Kini Caleg DPRD Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Penggiat budaya Diandra Taurus Irawan Putra kini menjadi salah satu calon …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *