Front Muda Nahdliyin Lampung Tolak Intervensi Korporasi dalam Pilkada


Koordinator Front Muda Nahdliyin Een (paling kiri) | Front Muda Nahdliyin

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Front Muda Nahdliyin menilai, arah perpolitikan di Lampung begitu memperihatinkan menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada). Setidaknya terdapat dua hal yang melatarbelakangi kegelisahan tersebut, yakni indikasi campur tangan korporasi dalam proses pemilih dan maraknya pembodohan politik.

Untuk itu, Front Muda Nahdliyin menolak segala bentuk intervensi korporasi dalam pilkada di Lampung. “(Kami) menolak dan melawan dengan tegas segala macam bentuk intervensi korporasi dalam pemilihan kepala daerah dan pembodohan politik yang dilakukan bakal pasangan calon dan partai pengusungnya,” kata Koordinator Front Muda Nahdliyin Een Riansah dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co, Senin, 15/1/2018.

Selain menolak intervensi korporasi, lanjut dia, pihaknya juga meminta semua pihak agar tetap pada platform politik Nahdlatul Ulama (NU), yaitu politik kebangsaan, bukan politik kekuasaan. Kemudian, mengajak semua LSM, OKP, Ormas, BEM, perguruan tinggi se-Lampung untuk mengawal proses demokrasi yang sehat dalam momentum pilkada, baik pemilihan gubernur dan wakil Gubernur maupun pemilihan bupati dan wakil bupati.

Lalu, meminta kepada semua pihak, terutama partai politik dan elit politik, untuk menghentikan pembodohan politik. Biasanya hal itu dilakukan dengan menggelar berbagai acara yang sama sekali tidak relevan dan edukatif. “(Kami juga siap) berkonsolidasi secara masif kepada semua pihak untuk melawan keterlibatan korporasi dalam pilkada di Provinsi Lampung,” ujarnya.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Pilkada Metro, Andi Surya Harap KPU-Bawaslu Profesional dan Adil

METRO, duajurai.co – Bakal Calon Wali Kota Metro Andi Surya menghadiri acara peluncuran Pilkada Metro …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *