Lampung Ungguli Kalimantan Utara Soal Upsus Siwab


Sapi hasil inseminasi buatan | ilustrasi/ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Selain pembangunan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) juga memiliki prioritas pada sektor ketahanan pangan. Salah satunya, bidang pemenuhan pangan asal hewan atau ternak.

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengatakan, program pemenuhan pangan asal hewan diterjemahkan dalam tiga kegiatan utama. “Ketiganya, pendistribusian bibit ternak kepada masyarakat, pemeliharaan kesehatan dan pencegahan penyakit menular ternak, serta penelitian dan pengembangan hasil produksi perternakan,” kata Irianto, seperti dikutip dari laman Kemendagri, Jumat, 12/1/2018.

Dalam merealisasikan ketiga program tersebut, lanjutnya, Pemprov Kaltara telah menyiapkan alokasi dana yang dikelola melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP). Dana tersebut berumber dari APBD maupun APBN. Beberapa program yang didanai APBN, di antaranya program nasional Upaya Khusus (Upsus) Sapi Induk Wajib Bunting (Siwab) dan Inseminasi Buatan (IB). “IB atau kawin suntik itu sendiri merupakan inti dari kegiatan utama Upsus Siwab,” ujarnya.

Pada 2017, Pemprov Kaltara ditargetkan pemerintah pusat sebanyak 2.591 ekor sapi. Sampai dengan akhir kegiatan, DPKP Kaltara melalui bidang Perternakan telah mencapai 2.697 ekor sapi atau 104%. Atas prestasi ini, Kaltara berada pada posisi enam, setelah Jawa Tengah, Lampung, Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Jogja untuk keberhasilan Upsus Siwab. “Kaltara juga merupakan satu-satunya provinsi di Kalimantan yang bisa di atas target,” kata Irianto.

Dia berharap, kesuksesan program Upsus Siwab pada 2017 berlanjut tahun ini. Kendati demikian, target program IB di Kaltara pada tahun ini turun menjadi 2.500 ekor sapi. “Memang mengalami penurunan, tapi ini bukan karena Kaltara tidak memenuhi target sebelumnya. Turunnya target memang dari pusat. Jadi, bukan kami saja, semua daerah turun targetnya,” ujar Irianto.(*)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top