Maharipal UIN Raden Intan Kecam Pemasangan Atribut Kampanye di Pohon


Atribut kampanye terpasang di pohon. | Maharipal

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Mahasiswa Raden Intan Pencinta Alam (Maharipal) UIN Raden Intan Lampung mengecam pemasangan atribut kampanye di pohon. Kecaman itu disampaikan terkait peringatan Hari Sejuta Pohon pada 10 Januari lalu.

“Masih saja ada tim pemenangan yang memasang atribut kampanye di pohon. Itu sangat merusak pohon yang berdampak pada kualitas udara, tanah, dan air di bumi. Udara, tanah, dan air yang tercemar akan mengancam kelangsungan hidup manusia,” kata Ketua Mahripal Miftahul Sobri dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co, Kamis, 11/1/2018.

Miftahul meminta praktik pemasangan atribut kampanye di pohon segera dihentikan. Sebab, tindakan tersebut dapat merusak lingkungan. “Mulai saat ini, selagi masih mampu berdiri, mari setop tindakan yang dapat merusak lingkungan. Sehingga, lingkungan tetap asri, sejuk, sehat, dan bumi pun terselamatkan,” ujar dia.

Sebelumnya, Wahana Lingkungan Indonesia (Walhi) Lampung angkat bicara soal maraknya alat sosialisasi bakal calon gubernur (bacagub) Lampung yang dipaku di pohon. LSM lingkungan tersebut akan mendorong dan mengampanyekan kepada masyarakat luas agar tidak memilih figur yang alat sosialisasinya (umumnya berupa banner) dipaku di pohon. “Kami akan mengimbau masyarakat agar tak memilih calon atau bakal calon gubernur yang banner-nya telah merusak lingkungan,” kata Direktur Eksekutif Walhi Lampung Hendrawan.(*)

Baca Walhi Lampung: Jangan Pilih Calon Gubernur yang Banner-nya Merusak Pohon


Komentar

Komentar

Check Also

Kemendagri akan Sosialisasikan Jaminan Sosial Aparatur Desa di Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan mensosialisasikan perjanjian kerja sama ihwal fasilitas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *