Pilgub Lampung 2018, Ahmad Jajuli Ingin Demokrasi Beretika


PASANGAN Mustafa-Ahmad Jajuli (Aja) didampingi para pendukung foto bersama saat konferensi pers di Kantor KPU Lampung, Senin, 8/1/2018. Pasangan Mustafa-Aja didukung Koalisi Kece, yaitu PKS, Partai NasDem, dan Partai Hanura. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Bakal Calon (Balon) Wakil Gubernur Lampung Ahmad Jajuli menginginkan demokrasi yang beretika. Sebab itu, dia bersama pasangannya, Balon Gubernur Lampung Mustafa, akan memberikan demokrasi yang baik.

“Kami ingin memberikan proses demokrasi yang baik dan beretika. Semoga masyarakat dapat menikmati proses demokrasi ini,” kata dia saat konferensi pers di Kantor KPU Lampung, Bandar Lampung, Senin, 8/1/2018.

Sementara, Mustafa mengatakan, melalui jargon Lampung KeCe, pihaknya memang menyasar anak-anak muda. Akan tetapi, untuk menarik dukungan mereka tetap menyasar pemilih segala usia. “Tak hanya yang muda, bahkan sampai janda tua pun kami perhatikan. Di Lampung Tengah itu, janda tua dapat beras 5 kg setiap bulan,” ujarnya.

Mengenai basis massa, Mustafa memastikan tak hanya di Lampung Tengah. Ketua Partai NasDem itu mengklaim bahwa basis massanya juga tersebar di kabupaten/kota yang lain. Bahkan, mereka mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat. “Kalau di Lampung Tengah memang jelas rakyatnya menginginkan saya jadi gubernur, tapi dukungan juga banyak dari elemen lain, seperti dari warga NU. Jaringan saya yang lain juga luas,” kata dia.

Pasangan Mustafa-Ahmad Jajuli (Aja) diusung Koalisi Kece, yaitu PKS, Partai NasDem, dan Partai Hanura. Selain Ketua NasDem, Mustafa juga Bupati Lampung Tengah. Sedangkan Ahmad Jajuli adalah anggota DPD RI. Dia mantan Ketua PKS Lampung dan anggota DPRD Lampung.(*)

Baca juga Bikin Macet Jalan Gajah Mada Bandar Lampung, Mustafa Minta Maaf

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Wahrul Fauzi Silalahi, Pekerja Sosial Kini Calon Anggota DPRD Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Wahrul Fauzi Silalahi merupakan salah satu pekerja sosial yang pernah memimpin …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *