Diskusi Toleransi Antarumat Beragama, Klasika Lampung Hadirkan Inayah Wahid


PENANGGUNG Jawab Program Klasika Een Riansyah (berdiri) menyampaikan sambutan pada Haul Gus Dur, Sabtu, 6/1/2018. Dalam kegiatan tersebut, Klasika menghadirkan putri bungsu Gus Dur, Inayah Wahid. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Rumah Ideologi Klasika kembali menggelar Haul Gus Dur ke-8 dengan tema “Membumikan Islam Ramah, Islam Nusantara”. Dialog berlangsung di Rumah Ideologi Klasika, Jalan Sentot Alibasa, Gang Pembangunan E/A5 Nomor 121, Sukarame, Bandar Lampung, Sabtu, 6/1/2018. Kegiatan ini merupakan rangkaian acara ke tiga dan terakhir yang dilaksanakan Klasika untuk Haul Gus Dur.

Dialog ketiga ini mengusung tema “Menanam dan Menjaga Toleransi Antarumat Beragama”. Semula, Klasika mengundang Ketua Jaringan Gusdurian Alissa Wahid. Namun, yang bersangkutan berhalangan, dan digantikan oleh adik bungsunya, Inayah Wahid. Diskusi di sana dipandu Ketua Bawaslu Lampung yang juga anggota Nahdlatul Ulama (NU), Fatikhatul Khoriyah.

Dalam sambutannya, Penanggung Jawab Program Klasika Een Riansyah mengatakan, diskusi tersebut bertujuan mengenang pemikiran Abdurrahman Wahid atau yang lebih dikenal sebagai Gus Dur. Selain itu, untuk memahami teori dan makna pluralisme, konsep Islam Nusantara, dan konsep toleransi keagamaan di Indonesia.

“Saat ini, kader-kader muda NU, semua orang Nahdliyin, terjebak dalam uforia sejarah. Kami terlena dan tertidur. Kami semua dalam bekerja pada bidang dakwah ini sudah menurun. Habis waktu untuk mengurusi hal-hal lain. Ayo sama-sama kembali mendakwahkan apa yang harus dilakukan,” kata Een.(*)

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Jalan Sehat Sarungan, Prof KH Moh Mukri: Sarung Ekspresi Kebebasan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung mengadakan Jalan Sehat Sarungan (JSS), Minggu, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *