Berupah Rp100 Ribu, Kurir Narkoba Ini Dijebak Polisi Menyamar


POLRESTA Bandar Lampung menghadirkan dua tersangka kasus narkoba saat ekspose pada Jumat, 5/1/2018. keduanya ditangkap di lokasi berbeda pada 3 Januari lalu. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Fauzan Hariyadi (43), tersangka narkoba, mengaku mendapat imbalan Rp100 ribu jika berhasil mengantarkan narkoba ke tempat tujuan. Warga Jalan Serbajadi 2, Pemanggilan, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, itu berhasil ditangkap setelah dijebak polisi yang berpura-pura memesan narkoba.

“Saya dikasih Rp100 ribu oleh Romi Samora (tersangka lainnya) setiap antar (narkoba). Dikasih barangnya juga gratis untuk dikonsumsi sendiri,” kata Fauzan saat ekspose di Mapolresta Bandar Lampung, Jumat, 5/1/2018.

Saat penangkapan, barang bukti yang ditemukan polisi rencananya akan diantar Fauzan kepada seseorang bernama Kiki. Dia tak menyadari bahwa Kiki adalah polisi yang menyamar menjadi pemesan. “Saya disuruh Romi hanya mengantar (narkoba),” ujarnya.

Sementara, Romi mengaku bekerja sebagai sopir travel Bakauheni-Bandar Lampung. Dia mendapatkan paket sabu-sabu dari rekannya di kawasan Untung Suropati, Bandar Lampung. Saat ini, polisi tengah melalukan pengembangan untuk menangkap penyuplai barang tersebut.

Sebelumnya, Polresta Bandar Lampung membekuk Fauzan dan Romi pada 3 Januari lalu. Fauzan ditangkap ditangkap di depan Islamic Center, Jalan Soekarno-Hatta, Rajabasa, Bandar Lampung. Sedangkan Romi diringkus di kediamannya, Jalan Serbajadi 2, Pemanggilan, Kecamatan Natar, Lampung Selatan.(*)

Baca juga Polresta Bandar Lampung Bekuk Kurir Narkoba

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Sidang Korupsi PU-PR Lamsel: Dipeluk Barita Uli Siregar, Agus BN Spontan Terisak

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Tanjungkarang menggelar sidang perdana terhadap Agus Bhakti Nugroho (BN), …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *