Banyak Kendaraan Parkir di Jalan, Juru Parkir: Kami Resmi Dikoordinasi Transmart


SALAH satu kantung parkir sepeda motor di Jalan Sultan Agung, Bandar Lampung, seberang Transmart. Foto diambil Selasa sore, 2/1/2018 | imelda astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sejak diresmikan pada 22 Desember 2017 lalu, kawasan di sekitar pusat perbelajaan modern Transmart Lampung menjadi pusat kemacetan baru di Kota Bandar Lampung. Pantauan duajurai.co, kemacetan terjadi di dua jalur Jalan Sultan Agung yang merupakan lokasi Transmart, bahkan kerap merembet hingga Jalan Soekarno Hatta (Bypass) dan Jalan Arif Rahman Hakim, Sukarame.

Tersendatnya arus kendaraan terjadi sejak hari pertama pembukaan dan masih kerap berlangsung hingga saat ini. Jumlah kendaraan yang melebihi kapasitas lahan parkir, membuat banyak pengunjung memarkirkan kendaraannya di bahu jalan, baik Jalan Sultan Agung, Jalan Arif Rahman Hakim, hingga Bypass.

Kendaraan yang parkir di bahu jalan tersebut menjadi salah satu pemicu kemacetan. Selain badan jalan menyempit, arus lalu lintas tersendat karena terganggu mobilitas kendaraan yang keluar-masuk parkir.

Baca Banyak Kendaraan Parkir di Jalan, Transmart Jadi Sumber Kemacetan Baru di Bandar Lampung

Satria Hamid, Corporate Communication Transmart Lampung, beberapa waktu lalu mengatakan, pihaknya telah menyiapkan lahan yang cukup luas untuk parkir kendaraan pengunjung. Meski demikian, areal yang ada belum bisa menampung semua kendaraan pengunjung.

Karenanya, ritel raksasa milik konglomerat Chairul Tnajung tersebut melibatkan warga sekitar dan menjalin kerjasama dengan tetangga untuk menyediakan lahannya sebagai kantung-kantung parkir.

Beni (32), seorang juru parkir motor yang ditemui duajurai.co di Jalan Sultan Agung, seberang Transmart, mengatakan, para juru parkir di jalanan kawasan sekitar Transmart semuanya “resmi”. Mereka bekerja di bawah koordinasi pihak Transmart yang bekerjasama dengan aparat TNI dan Polri setempat, serta Pemerintah Kota Bandar Lampung.

“Kami di sini tak asal ambil lahan parkir. Ada yang mengatur kami, dan kami terdata. Bayarnya pun dengan tarif resmi, pakai karcis yang diterbitkan Transmart. Kami akan tampung pengunjung yang tak kebagian lahan parkir di dalam area Transmart,” kata Beni saat ditemui duajurai.co, Selasa sore, 2/1/2018.

Dia menerangkan, para tukang parkir sudah siaga di kantung parkir masing-masing sejak pukul 11 pagi. Namun, biasanya pengunjung baru banyak parkir sekira pukul 12 WIB.

“Kami memantau saja. Kalau di pintu parkir sudah dipasang bacaan parkir penuh, kami siap-siap menampung. Jadi kami tidak langsung mengarahkan pengunjung langsung parkir di sini kalau di dalam belum penuh,” ujarnya.(*)

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Kendaraan Telur Hias Meriahkan Maulid Nabi di Umbul Kapuk Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Musala Daarul Anshar di Gang Daarul Anshar, Kampung Umbul Kapuk, Kelurahan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *