BPS Lampung: Rokok Penyumbang Terbesar Garis Kemiskinan di Perkotaan


YEANE Irmaninmgrum, Kepala BPS Lampung, Selasa, 2/1/2018 | duajurai.co imelda astari

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Rokok kretek filter menjadi penyumbang terbesar untuk kemiskinan di perkotaan. Sedangkan di daerah pedesaan, rokok juga menjadi penyumbang tinggi angka kemiskinan, meskipun berada di urutan kedua setelah beras.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung Yeane Irmaningrum menerangkan, di perkotaan, rokok kretek filter berpengaruh 22,8% terhadap garis kemiskinan. Sedangkan beras di urutan kedua yakni 22,48%. Sementara di desa, rokok menyumbang 13,07% untuk garis kemiskinan. Sedangkan pengaruh terbesar disumbang beras yang mencapai 26,03%.

“{Peranan komoditas makanan terhadap garis kemiskinan memang jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditas bukan makanan seperti perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan,” kata Yeane saat ekspose Selasa siang, 2/1/2018.

Sumbangan garis kemiskinan makanan terhadap garis kemiskinan pada September 2017 tercatat sebesar 74,73%. Ini beda tipis dengan konidisi Maret 2017 yang angkanya 75,27 %.

“Artinya, kenaikan garis kemiskinan dari Maret 2017 ke September 2017 dipicu adanya kenaikan harga yang lebih tinggi pada komoditas nonmakanan ketimbang komoditas makanan,” jelasnya.

Komoditas bukan makanan yang memberikan andil besar untuk garis kemiskinan adalah biaya perumahan.
“Untuk di kota, pengaruh perumahan sebesar 32,31%, diikuti listrik 14,13% dan bensin (BBM). Sedangkan di desa, perumahan menyumbang 30,09%, diikuti bensin 11,20% dan listrik 10,81%,” bebernya.(*)

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Senin Masuk Sekolah, Toko Maju Bandar Lampung Ramai Pembeli Seragam SD

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Toko Maju di kawasan Pasar Tengah, Tanjungkarang, Kota Bandar Lampung, tampak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *