Mandok Hata, Tradisi Batak pada Tahun Baru


PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Jokowi mengenakan pakaian adat Batak, beberapa waktu lalu. | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Tahun baru tinggal hitungan hari. Kurang dari satu minggu, umat manusia akan memasuki Tahun 2018.

Tak sedikit yang merayakan malam pergantian tahun dengan sorak-sorai dan gegap gempita kembang api. Bahkan, mungkin ada yang merayakannya di tempat tertentu, misal pantai. Namun, tidak demikian dengan masyarakat Batak. Mereka melewati detik-detik pergantian tahun bersama keluarga. Pergantian tahun bagi masyarakat Batak adalah waktunya Mandok Hata (mengucapkan kata).

Mengutip CNN Indonesia pada Kamis, 28/12/2017, Mandok Hata adalah masa-masa berkontemplasi. Masyarakat Batak hanya melakukannya saat pergantian tahun. Bagi sebagian orang Batak, itu sama atau bahkan lebih penting dari perayaan Natal. Mandok Hata adalah tradisi turun-temurun yang sudah dilakukan sejak lama. Tradisi ini semakin kental setelah agama Kristen diterima sebagian besar masyarakat Batak.

Aslinya, ketika memasuki tengah malam sebagai tanda bergantinya tahun, lonceng gereja di sebuah kampung masyarakat Batak akan berdentang selama satu jam. Ketika itulah anggota keluarga Batak bangun dan melakukan kebaktian kecil di dalam rumah.

Dalam kebaktian tersebut, semua berdoa dan merenung dalam khidmat. Setelah itu, barulah Mandok Hata. Masing-masing anggota keluarga bebas menceritakan perasaannya satu sama lain selama satu tahun terakhir. Tak jarang Mandok Hata ini diwarnai dengan air mata. Pengungkapan itu ibarat introspeksi selama setahun terakhir.

Dengan mengungkapkan perasaan, diharapkan pribadi akan menjadi lebih mawas diri, bersyukur, serta lebih dekat dengan Tuhan dan keluarga. Mengingat makna Mandok Hata yang begitu esensial, tak jarang beberapa keluarga Batak yang masih kental melarang anggotanya untuk beraktivitas keduniawian pada malam menjelang pergantian tahun.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Transmart Lampung Gelar Fashion Carnaval 29 September

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Transmart Carrefour di Jalan Sultan Agung Nomor 283, Way Halim Permai, Kota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *