Jelang Natal-Tahun Baru, Tim JKPD Lampung Sidak Awasi Bahan Pangan


TIM JKPD Lampung melakukan sidak ke Mal Giant di Jalan Pangeran Antasari, Bandar Lampung, kemarin. Sidak menjelang Natal dan Tahun Baru 2018 guna meneliti bahan pangan yang mengandung zat berbahaya. | Humas Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Tim Koordinasi Jejaring Keamanan Pangan Daerah (JKPD) Provinsi Lampung melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional dan modern di Bandar Lampung menjelang Natal dan Tahun Baru 2018, kemarin. Tujuannya, untuk meneliti bahan pangan yang mengandung zat berbahaya. Bahan pangan yang dipantau meliputi pangan segar, pangan olahan, pangan dalam kemasan, dan pangan siap saji.

Sidak dilakukan Tim JKPD di tiga lokasi, yakni Pasar Kangkung, Pasar Tugu, dan Giant Antasari. Tim tidak menemukan bahan pangan yang mengandung bahan pengawet formalin dan pestisida. Adapun sayuran dan buahan yang diuji adalah toge, anggur cina, apel fuji, buah naga, dan brokoli. Kemudian, cumi, teri medan, ikan tongkol, tomat, cabe merah besar tw, jeruk kino, dan anggur hijau.

“Untuk uji formalin dan pestisida tidak ada temuan. Alhamdulilah semua bersih. Sejauh ini yang awalnya hampir 90% mengandung bahan pengawet, tapi sekarang sudah mengalami peningkatan. Produsen tidak lagi menjual pangan yang mengandung zat berbahaya, seperti formalin dan pestisida,“ kata Kusnardi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lampung, dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co, Jumat, 22/12/2017.

Dia menghimbau konsumen sebaiknya meneliti terlebih dahulu produk yang akan dikonsumsi. Sehingga, dapat terhindar dari hal yang tak diinginkan. “Keamanan pangan bukan hanya tugas kami, tapi masyarakat juga harus mengawasi dan mengamankan. Telitilah sebelum membeli, dibaca dan dilihat dulu bentuk dan kemasan produk sebelum dibeli,” ujarnya.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *