Pemprov Lampung Ikut Sertakan Pegawai Harian Lepas dalam BPJS Ketenagakerjaan 


KEPALA BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bandar Lampung Heri Subroto menyampaikan sambutan pada Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program BPJS Ketenagakerjaan dan Program Jasa Kontruksi se-Provinsi Lampung di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung, Selasa, 19/12/2017. Dalam sambutannya, Heri berharap, tidak ada pekerja di Lampung yang tak terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. | Humas Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengikutsertakan Pegawai Tenaga Harian Lepas (PTHL) dalam program jaminan perlindungan sosial Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Hal tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program BPJS Ketenagakerjaan dan Program Jasa Kontruksi se-Provinsi Lampung di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung, Selasa, 19/12/2017.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Lampung Hery Suliyanto mengatakan, dimasukkannya PTHL dalam BPJS Ketenagakerjaan berdasar amanah Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2013 tentang Penahapan Kepesertaan Program Jaminan Sosial. Sejak 2017, Pemprov Lampung dan sebagian besar kabupaten/kota di Provinsi Lampung telah menganggarkan dalam APBD, kepesertaan PTHL dalam Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian pada BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami telah mengeluarkan Perda Lampung Nomor 12/2016 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Bidang Konstruksi (SMK3). Hal tersebut sesuai Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 045.2 / 0566.a / 05 / 2015 dalam upaya menjamin pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja serta jaminan sosial di Provinsi Lampung,” kata Hery dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co.

Menurutnya, program BPJS Ketenagakerjaan sangat bermanfaat bagi pesertanya. Kemudian, memberikan rasa nyaman sekaligus perlindungan saat bekerja bagi para pekerja. Karena itu, para peserta sebagai stakeholder perlu mendukung program perlindungan tenaga kerja konstruksi. “Sebab, keselamatan dan kesehatan kerja bagian penting dan menjadi salah satu hak dasar pekerja dalam mencapai kesejahteraan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bandar Lampung Heri Subroto menyatakan, salah satu upaya pemerintah menunjukkan bahwa kehadiran BPJS Ketenagakerjaan betul-betul diharapkan adalah dengan mengambil insiatif pembiayaan kecelakaan kerja. Jika di luar rumah sakit unlimited (tak terbatas). Jumlah yang ditanggung BPJS Ketenagakerjaan, yaitu tak terbatas mengkover seluruh biaya kecelakaan kerja. “Jika terjadi kecelakaan, negara bisa membantu. Jangan sampai ada warga Provinsi Lampung yang bekerja tidak terlindungi BPJS Ketenagakerjaan,” kata dia.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Definitif Jadi Bupati Lampung Tengah, Loekman Djoyosoemarto Diminta Optimalkan Pembangunan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Loekman Djoyosoemarto definitif menjadi Bupati Lampung Tengah setelah dilantik Gubernur Lampung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *