Lampung Jadi Daerah Pemeliharaan Intensif Upsus Siwab


ilustrasi | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Provinsi Lampung menjadi salah satu daerah untuk pelaksanaan program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab). Bahkan, Lampung termasuk daerah sentra sapi yang pemeliharaannya dilaksanakan secara intensif.

Laman Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang dikutip pada Rabu, 13/12/2017, melaporkan, intensifikasi Upsus Siwab guna mengoptimalkan fungsi reproduksi ternak betina. Tujuannya, meningkatkan populasi dan produksi ternak ruminasia besar. Program ini dilaksanakan di 33 provinsi dalam tiga bagian. Pertama, daerah sentra sapi yang pemeliharaannya secara intensif, yaitu, Jawa, Bali, dan Lampung dengan populasi betina 3,3 juta ekor.

Kedua, daerah sentra peternakan dengan sistem pemeliharaan semi intensif di Sulawesi Selatan, Sumatera dan Kalimantan dengan potensi populasi betina 1,9 juta ekor. Ketiga, daerah pemeliharaan ekstensif dengan total populasi betina 700 ribu ekor yang tersebar di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Maluku, Sulawesi, Nangroe Aceh Darussalam, dan Kalimantan Utara.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian mencoba menerapkan program Upsus Siwab di Lampung. Rencananya, penerapan program tersebut sekitar tiga tahun. “Program ini akan kami coba selama tiga tahun, mari terus sama-sama kembangkan. Saya yakin masyarakat membutuhkan itu, yang tujuannya untuk kemandirian pangan,” kata Syamsul Ma’arif, Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian.(*)

Baca Kementerian Pertanian Coba Program Upsus Siwab di Lampung


Komentar

Komentar

Check Also

Hari Kartini, Nita Susanti: Seorang Ibu Harus Biasakan Anak Lakukan Hal Benar

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Aktivis Giving Friday Lampung Nita Susanti menyatakan, menjadi perempuan tangguh tidak cukup hanya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *