Bahas Pendidikan Agama, Ustaz Abdul Somad Ajak Warga Wakafkan Tanah untuk Pesantren


SUASANA Tablig akbar bersama Ustaz Abdul Somad di Lapangan Saburai, Enggal, Bandar Lampung, Selasa malam, 12/12/2017. Dalam ceramahnya,Ustaz Somad membahas pentingnya pendidikan agama. Ia juga mendorong masyarakat untuk berwakaf di bidang pendidikan. | Fitri Wahyuningsih/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Penceramah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) menilai pendidikan agama sebagai perbaikan nomor satu yang harus dilakukan. Dalam ceramahnya pada acara Tablig Akbar peringatan Maulid Nabi Muhammad dan Haul di Lapangan Saburai, Enggal, Bandar Lampung, Selasa malam, 12/12/2017, Ia mengatakan bahwa akhlak anak, sangat bergantung pada bagaimana cara orang tua mendidiknya.

Pada kesempatan tersebut, UAS mengajak masyarakat untuk mewakafkan tanah atau infak di bidang pendidikan. “Tanah (harta) jangan ditumpuk-tumpuk. (Kita) mati hanya jadi santapan cacing tanah. Muka sudah jadi tanah. Jadi marilah, Bapak-Ibu yang punya tanah, infakkan, wakafkan,” kata dia.

UAS mengimbau masyarakat untuk beramal di bidang pendidikan karena biaya pendidikan yang dinilai mahal. Adapun sekolah agama, guru-guru di sana digaji kecil dan bahkan dibayarkan tiga bulan sekali. “Sekolah jangan bisnis oriented. Daftar ulang saja 20 juta. Maka, kita buatkan sekolah, wakafkan tanah. Guru-gurunya, kita datangkan dari Kairo. Lebih dari 1.000 anak Indonesia belajar di sana. Minta mereka pulang, mengajari anak-anak kita (Indonesia),” lanjutnya.

Ia kemudian menceritakan sekolahnya ketika S2, yakni Daarul Hadist Al Hasan di Maroko. Menurut dai asal Riau ini, sekolah tersebut menyediakan beasiswa hingga 100USD kepada sekitar 13 ribu mahasiswa asing setiap tahun. Sedangkan untuk mahasiswa lokal, jumlahnya lebih banyak lagi. Lulusannya kemudian diangkat menjadi imam dan dipekerjakan sesuai keahliannya.

Tablig akbar bersama Ustaz Abdul Somad tetap ramai meskipun diguyur hujan deras selama jalannya acara. Peserta tablig beberapa membawa payung, beberapa menggunakan kantong plastik atau alas duduk yang disediakan panitia untuk melindungi diri dari hujan. Bahkan, rata-rata jamaah rela hujan-hujanan.(*)

Baca juga Diikuti Ratusan Jamaah, Tablig Akbar Bersama Ustaz Abdul Somad Bicarakan Pendidikan Agama

Laporan Fitri Wahyuningsih


Komentar

Komentar

Check Also

Junaidi Auly Minta Penyelesaian Konkret Soal Dampak Ekonomi Kebakaran Hutan

JAKARTA, duajurai.co – Anggota Komisi XI DPR RI Junaidi Auly meminta pemerintah segera mengambil langkah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *