Bagi Masyarakat Lampung, Waspada Diare saat Musim Hujan


Diare | ilustrasi/ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Belakangan ini, wilayah Lampung relatif sering dilanda hujan. Masyarakat perlu waspada karena musim hujan dapat membuat orang rentan terkena penyakit. Salah satunya adalah diare.

Situs Klikdokter yang dikutip pada Rabu, 13/12/2017, melaporkan, diare pada musim hujan sering kali menjadi momok yang menakutkan. Apalagi, bagi Anda yang mempunyai anak yang masih perlu pendamping. Sebab, penyakit diare lebih banyak dialami anak-anak ketimbang orang dewasa.

Meski tampak sepele, diare dapat menyebabkan dehidrasi hingga kematian jika tak ditangani dengan baik. Diare bisa disebabkan bakteri, virus, atau parasit. Namun, diare saat musim hujan umumnya karena penurunan kualitas kebersihan. Sehingga, perkembangan mikroba pun tak dapat terhindarkan.

Saat musim hujan rentan terjadi banjir. Kebersihan air pun perlu lebih dipertanyakan. Belum lagi penyebaran bakteri dari satu wilayah ke wilayah lainnya menjadi lebih mudah. Hal ini yang harus mendapatkan perhatian khusus. Kejadian ini memang akan meningkatkan risiko diare saat musim hujan. Tapi, bukan berarti tidak bisa dicegah.

Anda dapat menghalau diare pada musim hujan dengan melakukan hal-hal berikut:

  • Mencuci tangan sebelum memasukkan sesuatu ke dalam mulut, sesudah ke toilet, dan sesudah memegang benda milik umum;
  • Cuci bersih buah, sayur, dan semua bahan makanan yang akan dikonsumsi;
  • Masak air hingga matang. Begitu juga saat memasak atau mengolah bahan makanan. Hal ini akan meminimalkan tercemarnya air dan makanan yang akan dikonsumsi;
  • Jaga kebersihan lingkungan. Jangan terlalu lama menimbun sampah di depan rumah yang akan menyimpan banyak bakteri dan virus di dalamnya.(*)

Komentar

Komentar

Check Also

Transmart Lampung Gelar Fashion Carnaval 29 September

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Transmart Carrefour di Jalan Sultan Agung Nomor 283, Way Halim Permai, Kota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *