Nilai Tukar Petani Lampung Naik, Subsektor Peternakan Capai NTP Tertinggi


Gabah | ilustrasi/ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Nilai Tukar Rupiah (NTP) Provinsi Lampung November 2017 secara umum mengalami peningkatan 0,45% dibandingkan bulan sebelumnya. NTP subsektor peternakan merupakan yang tertinggi dengan capaian hingga 115,87. Sementara yang terendah dialami subsektor hortikultura, yakni 94,38.

Dilansir dari laman Badan Pusat Statistik (BPS) Bandar Lampung, Jumat, 8/12/2017, beberapa komoditas dari subsektor pekebunan, peternakan, perikanan tangkap dan perikanan budidaya mengalami penurunan harga. Sedangkan subsektor pertanian tanaman pangan dan hortikultura mengalami kenaikan harga. Komoditas yang mengalami kenaikan harga di antaranya gabah, jagung, cabai merah, dan sawo.

Sementara itu, survei harga produsen gabah mencatat 24 observasi. Hasil survei didominasi oleh kelompok kualitas gabah kering panen (GKP). Sedangkan kelompok gabah kualitas gabah kering giling (GKG) dan kualitas rendah tidak ditemukan.

Harga gabah tertinggi di tingkat petani mencapai Rp5.800 per kg di Ambarawa, Kabupaten Pringsewu. Sementara harga gabah terendah ada di Kecamatan Sragi dan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan dengan harga per kilogramnya mencapai Rp4.800. Harga tersebut sudah melebihi harga pembelian yang diterapkan oleh pemerintah, yakni sebesar Rp3.700 per kg.

NTP diperoleh dari perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar petani. NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di pedesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (term of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan/daya beli petani.(*)

Baca juga November 2017, Nilai Tukar Petani Lampung Naik 0,45%


Komentar

Komentar

Check Also

Selisih Mulai Rp1,4 Juta, Ini Beda Toyota Calya Model Lawas dan Baru

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – PT Toyota-Astra Motor (TAM) meluncurkan produk barunya “New Calya” di pasar otomotif Lampung. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *