Soal Tinja, Pengoperasian IPLT TPA Bakung Dinilai Tak Sesuai SOP


Dardjat Widjunarso, Kepala Satker PSPLP Kementerian Pekerjaan Umum. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pengoperasian Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung, Kota Bandar Lampung, dinilai tak sesuai standar operasional prosedur (SOP). Sebab, IPLT Bakung digunakan untuk menampung limbah tinja dari luar Bandar Lampung.

“Kalau terjadi over kapasitas berarti ada tinja dari luar Kota Bandar Lampung yang masuk ke IPLT Bakung. Artinya, bukan perencanaannya yang salah, tetapi operasionalnya. Kan kami punya SOP. Nah, SOP itu tolong dipakai,” kata Dardjat Widjunarso, Kepala Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Permukiman (PSPLP) Kementerian Pekerjaan Umum, usai menghadiri focus group discussion (FGD) dengan Mitra Bentala di Hotel Marcopolo, Bandar Lampung, Rabu, 6/12/2017.

Dia mengatakan, pihaknya telah meninjau lapangan. Hasilnya, IPLT Bakung mengalami over kasitas, di mana lumpur tinja di kolam Solid Separation Chamber (SSC) atau bak pemisah meluber. Kemudian, truk tinja tidak bisa melakukan dumping di receiving chamber. Hal itu karena arah kemiringan ramp terbalik. Sehingga, tinja dari tangki tidak bisa dikeluarkan secara maksimal. “Kondisinya, saat ini truk tinja melakukan dumping langsung di kolam SSC,” ujarnya.

Permasalahan lainnya, IPLT tidak memiliki drying area. Itu sebabnya, lumpur di kolam SSC menjadi luber. Pengurasan lumpur dari SSC dilakukan hanya dua bulan sekali, dan lumpur digunakan sebagai landfill untuk TPA Bakung. Untuk penambahan drying area, sudah tidak memungkinkan. Sebab, kondisi lahan IPLT terbatas, dan akses menuju TPA Bakung telah terpasang pagar.

“Kondisi IPLT sekarang memang tak bisa berfungsi maksimal. Bak penampungan lumpur tinja sudah pecah karena tertabrak truk. IPLT itu kan terdiri dari berbagai macam bak pengolahan, mungkin kini tidak bisa terolah dengan sempurna. Air dari ampas tinja itu yang diolah. Pada pengolahan air, ada desinfektan untuk mengurangi bakteri E Coli,” kata Dardjat.(*)

Baca juga Warga Bakung Keluhkan Limbah Tinja Mengalir ke Permukiman

Laporan Imelda Astari


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top