Inilah Badan Publik yang Raih Anugerah KI Lampung


WAKIL Gubernur Lampung Bachtiar Basri (kiri) menyerahkan Anugerah Komisi Informasi setempat kepada badan publik di Hotel Sheraton, Bandar Lampung, Rabu, 6/12/2017. Dia berharap, para penerima anugerah terus memberikan pelayanan informasi publik dengan baik. | Humas Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri menyerahkan Anugerah Komisi Informasi (KI) setempat kepada badan publik yang menerapkan prinsip keterbukaan informasi berdasar UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Penganugerahan KI diberikan kepada lima kategori badan publik di Hotel Sheraton, Bandar Lampung, Rabu, 6/12/2017.

“Harapannya pemberian anugerah ini menjadikan para penerima anugerah untuk terus memberikan pelayanan informasi publik dengan baik, serta memacu badan publik baik pemerintah maupun nonpemerintah untuk turut terbuka terkait informasi publik. Sehingga, Provinsi Lampung terdepan dalam hal keterbukaan informasi publik,” kata Bachtiar dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co.

Untuk kategori OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Anugerah KI diberikan kepada Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas ESDM, Dinas BPSDM, dan Dinas Perhubungan setempat. Kategori pemerintah kabupaten/kota diberikan kepada Lampung Barat, Pesawaran, Tanggamus, Tulangbawang Barat, dan Way Kanan.

Selain itu, diberikan juga untuk kategori Instansi Vertikal, yakni BPK RI Perwakilan Lampung, Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung, Polda Lampung, BPKP Perwakilan Lampung, dan Kanwil Kementerian Agama Lampung. Kategori BUMN/BUMD diraih PTPN VII Lampung, PT KAI Divre IV Tanjungkarang, PT PLN Persero Distribusi Lampung, BPJS Kesehatan, dan PT Pelindo II Cabang Pelabuhan Panjang.

Juga diberikan untuk Kategori Perguruan Tinggi, yakni Institut Teknologi Sumatera (Itera), IAIN Metro, UIN Raden Intan Lampung, Universitas Teknokrat Indonesia, dan UPBJJ Universitas Terbuka Bandar Lampung.

Ketua KI Lampung Dery Hendryan mengatakan, dalam suatu negara demokrasi, diperlukan spirit keterbukaan dalam memberikan informasi kepada publik. Sebab, tanpa spirit keterbukaan, maka keterbukaan informasi tidak akan terwujud. “Pemberian peringkat pada anugerah ini merupakan bagian dari evaluasi tentang keterbukaan layanan informasi publik. Terdapat tiga prinsip dalam evaluasi, yakni transparansi, partisipasi dan akuntabel,” ujarnya.(*)

Baca juga Anugerah KI Lampung, Bachtiar Basri: Masih Banyak Warga Sulit Akses Informasi


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top