Gubernur Lampung Perlu Kaji Ulang Izin Pedagang Besar Farmasi


SEKPROV Lampung Sutono (berdiri) menyampaikan sambutan pada acara penandatanganan Komitmen Bersama Lintas Sektor dalam Rangka Pengawasan Obat dan Makanan di Lampung, Selasa, 5/12/2017. Dalam sambutannya, Sutono berharap, pendirian BPOM di kabupaten/kota dapat mengoptimalkan pengawasan. | Humas Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Gubernur Lampung M Ridho Ficardo perlu mengkaji ulang penerbitan izin pedagang besar farmasi. Hal tersebut terkait pengawasan obat dan makanan yang mesti dilaksanakan secara komprehensif, sejak pengadaan bahan baku hingga konsumsi.

Demikian pernyataan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Lampung Sutono saat penandatanganan kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Lampung, BPOM Pusat, BPOM Lampung, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, BNN Lampung, Bea Cukai Lampung, dan pemerintah kabupaten/kota di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Selasa, 5/12/2017. Penandatanganan kesepakatan dimaksud terkait pengawasan obat dan makanan.

Sutono mengatakan, dalam meningkatkan efektivitas dan penguatan pengawasan obat dan makanan, Presiden Joko Widodo menandatangani Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2017 tentang Peningkatan Efektivitas Pengawasan Obat dan Makanan. “Sesuai Inpres itu, para gubernur perlu meningkatkan sinergi dalam meningkatkan koordinasi pengawasan obat dan makanan. Mengawasi bahan berbahaya, mengkaji ulang penerbitan izin pedagang besar farmasi, izin usaha kecil obat tradisional, dan menjatuhkan sanksi pencabutan izin,” kata dia dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co.

Melalui Inpres tersebut, diharapkan koordinasi pengawasan obat dan makanan dapat lebih meningkat. Terlebih, adanya andil pemerintah daerah, BPOM, dan lembaga terkait. “Kami berharap, pendirian BPOM di kabupaten/kota dapat mengoptimalkan pengawasan. Sehingga, masyarakat di Lampung dapat terlindungi dari peredaran obat dan makanan yang tidak memenuhi syarat mutu dan keamanan, termasuk produk ilegal,” ujarnya.(*)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top