Pagi Ini, Repdem Lampung Gelar Dialog Kebangsaan Soal Agama-Negara


PENGURUS Repdem se-Lampung. | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Dewan Pimpinan Daerah Relawan Perjuangan Demokrasi (DPD Repdem) Provinsi Lampung menggelar dialog kebangsaan bertajuk “Relasi Agama, Negara dan Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara”, Senin, 4/12/2017. Acara akan berlangsung mulai pukul 09.30-13.00 di Hotel Marcopolo, Telukbetung, Bandar Lampung.

Berdasar surat elektronik yang diterima duajurai.co, dialog tersebut sebagai forum silaturahmi untuk merefleksikan dan mendiskusikan tantangan kebangsaan yang multikultural dalam konsep bernegara. Selain itu, memengaruhi praktik-praktik politik indentitas berbasiskan ras, etnisitas, gender, atau keagamaan untuk kepentingan politik kelompok tertentu dengan mengorbankan persatuan bangsa.

Menurut Repdem, belakangan ini, relasi agama, negara, dan Pancasila kembali menjadi perhatian serius. Bangsa Indonesia berpotensi mengalami perpecahan jika keanekaragaman suku, ras, agama, dan budaya tidak dikelola dengan baik. “Kesimpulan sementara Repdem Lampung, bangsa Indonesia saat ini mengalami disorientasi dan intoleransi kebangsaan,” demikian tertulis dalam surat elektronik Repdem.

Maksud disorientasi dan intoleransi, yakni suatu kelompok masyarakat lebih mementingkan tujuan kelompoknya sendiri dari pada kepentingan bersama, atau kepentingan bangsa yang lebih besar. Menganggap kelompoknya lebih benar dan kelompok lain salah. Disorientasi dan intolerasi tersebut membawa pengaruh dalam lembaga pemerintahan, lembaga swasta, lembaga pendikan, lembaga ekonomi, dan lembaga keagamaan. Karena itu, dialog kebangsaan diharapkan dapat menemukan langkah-langkah solutif dan mengantisipasi potensi konflik perpecahan bangsa.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *