Harga Gabah di Petani Lampung Naik Rp5.266 Per Kg


Gabah | ilustrasi/ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung menyatakan, harga gabah di tingkat petani naik pada November 2017. Peningkatan rata-rata harga kelompok kualitas gabah kering panen (GKP) di tingkat petani sebesar 1,32% dari Rp5.197,92 per kg menjadi Rp5.266,67 per kg.

“Dengan kelompok kualitas yang sama, harga gabah di tingkat penggilingan naik sebesar 1,08% dari semula Rp5.291,46 per kg menjadi Rp5.348,75 per kg,” demikian tertulis dalam laman BPS Lampung, seperti dikutip pada Senin, 4/12/2017.

Menurut BPS, selama bulan lalu, survei harga produsen gabah mencatat 24 observasi. Observasi didominasi oleh kelompok GKP. Tidak dijumpai kelompok gabah kualitas gabah kering giling (GKG) dan kualitas rendah.

Harga gabah tertinggi di tingkat petani mencapai Rp5.800 per kg. Harga tersebut untuk gabah kualitas GKP dengan Varietas Ciherang di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu. Harga gabah terendah mencapai Rp4.800 per kg pada gabah kualitas GKP, yaitu Varietas Muncul dan IR64 di Kecamatan Sragi dan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan. Harga tersebut berada di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP), yakni Rp3.700 per kg.

Di tingkat penggilingan, harga gabah tertinggi Rp5.850 per kg. Besaran harga itu untuk gabah kualitas GKP Varietas Ciherang terdapat di Kecamatan Ambarawa. Sedangkan harga gabah terendah kelompok kualitas GKP sebesar Rp4.850 per kg dengan Varietas IR64 di Kecamatan Penengahan. Harga tersebut berada di atas HPP, Rp3.750 per kg.(*)

Baca juga November 2017, Nilai Tukar Petani Lampung Naik 0,45%


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top