Ombak 5 Meter, Penyeberangan Bakauheni-Merak Mulai Kamis Sore Dihentikan


Pelabuhan Bakauheni | Facebook Pelabuhan Bakauheni

BAKAUHENI, duajurai.co – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memutuskan menghentikan sementara penyeberangan kapal di Pelabuhan Bakauheni, Lampung ke Pelabuhan Merak, Banten dan sebaliknya. Penutupan berlangsung mulai Kamis sore, 30/11/2017, pukul 17.45 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Pelaksan Tugas Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Intan Sugiharti mengatakan, penutupan dilakukan karena gelombang tinggi dan kecepatan angin yang ekstrem di Selat Sunda yang membahayakan penyebernagan.

“Kami memohon pengertian kepada seluruh pengguna jasa penyeberangan Pelabuhan Merak-Bakauheni, karena cuaca di Merak sangat ekstrem. Tinggi gelombang sudah mencapai 5 meter dan kecepatan angin di atas 45 knot sehingga layanan ditutup sementara,” terang Intan Sugiharti dalam siaran persnya.

General Manager  PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak Fahmi Alweni mengatakan, keputusan menutup penyeberangan Selat Sunda semata demi memprioritaskan keselamatan dan keamanan para pengguna jasa yang akan menyeberang.

PT ASDP terus berkoordinasi dengan stakeholder termasuk Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait kondisi cuaca ekstrem tersebut. Penyeberangan kembali dibuka apabila cuaca dinilai kembali aman bagi pelayaran.

“Cuaca sangat ekstrem, jadi layanan terpaksa kami tutup sementara. Kepada seluruh penumpang yang sudah berada di lingkungan pelabuhan maupun yang masih dalam perjalanan diimbau bersabar,” kata Fahmi dilansir Tribunnews.(*)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top