Tak Muat Lagi, Sumur Instalasi Tinja di Bakung Bandar Lampung Sering Luber Waktu Hujan 


SEBUAH truk tangki tinja yang sedang membuang muatannya di lokasi pembuangan sampah TPA Bakung, Telukbetung Barat, Bandar Lampung, Minggu, 26/11/2017. Setidaknya ada 20 truk atau sekitar 60-80 kubik tinja yang membuang tinja di sana setiap hari. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co– Instalasi pembuangan tinja yang berada sekitar 50 meter dari gerbang masuk TPA sampah Bakung, Telukbetung Barat, Bandar Lampung penuh. Akibatnya, pembuangan tinja dialihkan ke lubang galian sederhana, sekitar 30 meter dari sumur instalasi. Setidaknya ada 20 truk tinja atau sekitar 60-80 kubik limbah kotoran manusia, dibuang ke TPA Bakung setiap hari.

Kepala sub-Bagian Tata Usaha (TU) TPA sampah Bakung Roni Firlian mengatakan, Jika pembuangan tetap dilakukan ke sumur instalasi, maka limbah akan meluap dan mengalir ke rumah warga di kawasan Betung. “Apalagi kalau hujan turun, limbahnya sampai ke rumah warga. Makanya hanya sebagian saja yang dibuang ke sumur, sisanya ke galian,” kata pria yang sudah 18 tahun mengurusi TPA Bakung itu.

Kondisi tersebut menurut Roni sudah berlangsung selama dua bulan. “(Instalasi tinja) tidak kuat menampung lagi. Setiap hari bisa lebih dari 20 tangki tinja yang masuk. Per tangki bisa 3-4 kubik tinja. Makanya kami buatkan lubang di tempat pembuangan sampah,” kata dia kepada duajurai.co di TPA Bakung, Minggu sore, 26/11/2017.

Roni mengatakan, pengelolaan limbah tinja secara prosedural harus melalui sumur. Air limbah yang sudah disaring kemudian akan dialirkan ke kolam-kolam secara berjenjang. Menurutnya baru dua bulan belakangan ini sumur instalasi bermasalah.

Meskipun demikian, pembuangan tinja di lubang galian dinilai tidak berbahaya. Menurutnya, tanah di bekas pembuangan bisa dimanfaatkan sebagai pupuk. “Memang sekarang jasa sedot WC swasta semakin bertambah. Jadi semakin banyak tinja yang datang. Saya sudah sampaikan ke Kasi tinja soal resapan kurang baik dan over kapasitas itu agar segera ditindak lanjuti,” kata dia.(*)

Baca juga Sumur Instalasi Penuh, Tinja di TPA Bakung Bandar Lampung Cuma Dibuang ke Lubang Galian

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Ironi Pembuat Tempe, Cuci Kedelai di Kali Belau Dialiri Limbah (2-habis)

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sri Ningsih (63) mencuci kedelai di Kali Belau yang dialiri limbah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *