Penyewaan Aset Negara, Andi Surya Minta KPK Audit KAI Tanjungkarang


Anggota DPD Andi Surya | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Anggota DPD Andi Surya meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaudit investigasi PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre IV Tanjungkarang. Audit dimaksud terkait penyewaan aset negara berupa tanah dan rumah dinas.

“Fungsi KPK dalam koordinasi, supervisi dan monitoring harus sejalan dengan fungsi penyidikan korupsi terhadap PT KAI. Hal itu terkait dugaan penyimpangan yang dilakukan oknum KAI Tanjungkarang yang selama beberapa tahun terakhir melakukan sewa-menyewa tanah dan rumah dinas,” kata Andi dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co, Rabu, 22/11/2017.

Menurutnya, audit tersebut guna mengetahui apakah uang sewa tanah dan rumah dinas telah dilakukan pengawasan oleh negara. Selain itu, apakah terdapat bukti-bukti berupa kesesuaian prosedur pengusahaan dan pemanfaatan aset negara. Termasuk menyidik faktur setoran sewa pihak ketiga kepada PT KAI, dan bukti setor PT KAI ke kas negara. “Diduga telah sekian lama lahan yang dikuasai KAI Tanjungkarang dimanfaatkan pihak ketiga yang diragukan prosedur pengusahaannya dan transparansi perjanjian sewa,” ujarnya.

Mantan anggota DPRD Lampung itu berpendapat, sudah selayaknya penegak hukum mengusut dugaan penyimpangan yang dilakukan oknum PT KAI. Selain itu, BPK juga perlu mengaudit investigasi pemanfaatan aset dan lahan milik negara yang dikuasakan kepada KAI Tanjungkarang. “Sebab, aset negara tidak sembarangan dapat dialihkan pemanfaatannya. Kecuali, dengan tata aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan legislatif,” kata dia.(*)

Baca juga Soal Pengosongan Rumah Warga, Andi Surya Nilai KAI Tanjungkarang Semena-mena


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top