Diundang Unila, Kasus Calon Mahasiswa Gagal Kuliah Belum Hasilkan Kesimpulan


Juliana Manik (paling kanan) dan calon mahasiswa Unila yang gagal kuliah. | SPP Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Calon mahasiswa yang gagal kuliah, Juliana Manik dan Ersya, menghadiri undangan pihak Universitas Lampung (Unila), Kamis, 16/11/2017. Dalam pertemuan tersebut, Juliana dan Ersya didampingi kuasa hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung dan Solidaritas Peduli Pendidikan (SPP) Lampung

Menurut Koordinator SPP Lampung Rico Fritz Sinurat, pertemuan tadi belum menghasilkan kesimpulan. Sebab, pihak Unila melalui Daniar dari Bagian Keuangan hanya meminta klarifikasi. “Hanya mengklarifikasi permasalahan Juliana dan Ersya, dan tidak ada penyelesaian yang jelas,” kata Rico dalam surat elektroniknya kepada duajurai.co.

Dalam rilis itu, Daniar membenarkan bahwa pihaknya cuma minta klarifikasi. Dia tidak bisa memutuskan ihwal nasib Juliana dan Ersya. “Sebenarnya, saya di sini meminta klarifikasi permasalahan yang dialami Juliana. Tapi, kalau Ersya diajak karena mengalami permasalahan yang sama ya tidak apa-apa. Untuk selanjutnya, bagaimana kesimpulannya bisa mendatangi bagian akademik,” ujar Daniar.

Juliana dan Ersya hanya sekitar satu pekan merasakan kuliah di Unila. Mereka gagal melanjutkan kuliah lantaran tidak teregistrasi saat mengisi data secara online. Padahal, Juliana dan Ersya telah membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT). Mereka juga lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) alias jalur undangan.(*)

Baca juga Ombudsman Tindaklanjuti Laporan Soal Calon Mahasiswa Unila Gagal Kuliah


Komentar

Komentar

Check Also

Roadshow di Unila, IDCamp Siapkan 10.000 Beasiswa Belajar Coding 

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Indosat Ooredoo Digital Camp (IDCamp) roadshow ke sejumlah kampus di berbagai daerah di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *