Tangani Batuk-Pilek Tanpa Antibiotik, Ini Tiga Cara Yang Dapat Dilakukan


Ilustrasi pilek | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co– Penanganan batuk-pilek atau flu tidak perlu menggunakan antibiotik. Sebab, penggunaan antibiotik dapat menimbulkan efek samping yang berbahaya. Bahkan di Amerika, obat-obatan pereda gejala batuk-pilek berada dalam daftar 20 obat tersering menyebabkan kematian pada anak balita. Hal tersebut dilansir dari blog dr Arifianto SpA, salah satu dokter yang melakukan penggunaan obat rasional, 15/11/2017.

Menurut dr Arifianto, batuk-pilek merupakan commond cold, yakni infeksi yang disebabkan oleh virus. Infeksi tersebut dapat sembuh dengan sendirinya seiring waktu. Namun, para orang tua sering khawatir jika anaknya batuk sampai grok-grok, atau menyiksa saluran pernapasan anak.

Berikut ini tiga cara penanganan common cold yang direkomendasikan dr Arifianto SpA:

  1. Pemberian obat pereda demam/nyeri

Obat pereda demam atau nyeri seperti parasetamol dan ibuprofen diberikan untuk membuat anak demam dan rewel menjadi lebih nyaman. Namun, pemberiannya harus sesuai dosis dan anjuran dokter. Sebab, ibuprofen berisiko menyebabkan iritasi lambung dan membuat muntah.

  1. Melembabkan Udara

Misalnya dengan meletakkan air panas di kamar, dan membuat ruangan beruap menyerupai sauna. Hal tersebut dapat menjadi terapi uap alami. Namun, penggunaannya tetap harus hati-hati agar anak tidak terkena air panas

  1. Perbanyak minum air putih

Banyak minum merupakan cara terbaik untuk meredakan batuk-pilek. Banyak minum akan membuat dahak menjadi lebih encer. Selain itu, banyak minum juga dapat menceah kekurangan cairan akibat demam.

Menurut Wikipedia, Antibiotik merupakan segolongan molekul yang mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia di dalam organisme, khususnya dalam proses infeksi oleh bakteri. Untuk infeksi common cold yang disebabkan oleh virus, dr Arifianto mengatakan, cara terbaik yakni melakukan upaya pencegahan. Misalnya dengan memakai masker saat batuk-pilek, dan sering mencuci tangan untuk menghindari penyebaran virus.(*)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top