Rapat RAPBD 2018, Rencana Pendapatan-Belanja Daerah Lampung Defisit Rp604 Miliar


Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Rencana pendapatan daerah dan alokasi belanja daerah Provinsi Lampung 2018 diperkirakan defisit hingga Rp604,840 miliar. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri dalam sidang paripurna pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2018 di gedung DPRD Lampung, Selasa, 14/11/2017.

Dilansir dari laman Pemprov Lampung, Rabu, 15/11/2017, defisit anggaran tersebut karena adanya peningkatan rencana belanja daerah hingga Rp7,227 triliun. Anggaran tersebut terdiri dari belanja tak langsung sebesar Rp4,545 triliun, dan belanja langsung sebesar Rp2,684. “Defisit anggarakan tersebut akan diimbangi dengan anggaran pembiayaan daerah,” kata Bachtiar.

Meskipun RAPBD 2018 mengalami defisit, namun secara keseluruhan, pendapatan daerah provinsi Lampung mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Hal tersebut terkait dengan program pemutihan pajak yang masih akan berlangsung hingga 31 Desember 2017 mendatang.

Selain itu, target Pendapata Asli Daerah (PAD) 2018 akan dilakukan dengan memperhatikan kinerja PAD tahun sebelumnya. PAD 2018 diproyeksikan mencapai Rp2,689 triliun, sementara komponen dana perimbangan direncanakan mencapai Rp3,900 trilliun. Selain itu, komponen lain-lain pendapatan yang sah ditargetkan mencapai Rp33,211 miliar.(*)

Baca juga Pemprov Lampung Harap Pengesahan APBD 2018 Sebelum Desember


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top