Kunjungan ke Lampung, Menteri Pertanian Amran Sulaiman: Presiden Minta Jangan Biarkan Petani Rugi


Sekprov Sutono (batik biru, kacamata hitam) menemani Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman saat mengunjungi panen raya padi di Desa Mandalasari, Mataram Baru, Lampung Timur, Jumat, 10/11/2017 | Humas Pemprov

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co– Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman mengikuti panen raya padi di Desa Mandalasari, Mataram Baru, Lampung Timur, beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan tersebut Ia mengatakan, pemerintah telah menerbitkan peraturan presiden yang mengatur harga komoditas pertanian. Misalnya, jagung pipilan kering yang dihargai Rp3.150 per kilogram.

“Presiden minta, jangan biarkan petani rugi. Kalau petani untung, pasti produksinya lebih baik. Mengenai harga singkong, saat ini regulasinya sedang diatur bersama menteri perdagangan,” kata Amran dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co, Minggu, 12/11/2017.

Amran menambahkan, sejak Agustus 2017, Indonesia tidak mengimpor komoditas pertanian lagi berkat program swasembada. Selain itu juga sedang digalakkan Upaya Khusus (Upsus) Padi, Jagung, dan Kedelai (Pajale) untuk meningkatkan produksi. Terkait kelangkaan pupuk di Lampung, Amran menerangkan bahwa permasalahan ada di distributor. “Kalau 1-2 minggu ke depan tidak ada perubahan, maka izin distributor akan dicabut dan diganti distributor lain,” kata dia.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Sutono mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mendukung secara penuh terkait Upsus Pajale. Saat ini Lampung sudah membentuk Tim Percepatan Pembangunan Pertanian, Perkebunan, Peternakan, dan Kehutanan (TP4K). Selain itu, Pemprov juga sudah mengaktifkan kembali Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) yang sempat mati suri.

“Pemprov Lampung memperbaiki irigasi dengan target mantap 90% pada akhir 2017. Program ini membuat produksi padi dan jagung di Lampung terus naik tiap tahun. Produksi tahun 2016 mencapai 4,02 juta ton, sedangkan 2017 mencapai 4,45 juta ton,” kata dia.(*)

Baca juga Panen Raya di Lampung Timur, Menteri Amran Sulaiman: Sejak Agustus 2017 Indonesia Tidak Impor Komoditas Pertanian


Komentar

Komentar

Check Also

Tingkatkan Hasil Panen, Pairin Ajak Masyarakat Metro Kurangi Konsumsi Beras

METRO, duajurai.co – Wali Kota Metro Achmad Pairin mengajak masyarakat setempat tidak membiasakan mengonsumsi beras. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *