Jembatan di Tanggamus Lampung Putus Akibat Banjir, Korban Adalah Pelajar SMP


Jembatan penghubung Kecamatan Wonosobo dan Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus putus, Minggu, 12/11/2017. Akibat kejadian tersebut, seorang pelajar SMP bernama Danang hanyut dan hingga berita ini diturunkan belum diketemukan | Akun facebook Lilik Prastowo

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Jembatan penghubung Kecamatan Wonosobo dan Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus, Lampung putus akibat hujan lebat. Tidak diketahui secara pasti kapan jembatan mulai putus. Akibat kejadian ini, seorang pelajar SMP hanyut terbawa arus.

Lilik Prastowo, warga Banjar Negoro, Kota Agung mengatakan, korban bernama Danang dan seorang rekannya hendak menyebang sekitar pukul 2 dini hari tadi, Minggu, 12/11/2017. Keduanya mengendarai sepeda motor.

“Danang ini dibonceng. Pas lewat jembatan, mereka tidak tahu kalau jembatan putus. Mereka jatuh dan hanyut terbawa arus.Teman Danang yang membawa motor selamat karena bisa berenang,” kata Lilik saat dihubungi duajurai.co melalui sambungan telepon, Minggu sore, 12/11/2017.

Hingga Minggu sore, Danang yang merupakan warga Sedayu, Kecamatan Semaka Tanggamus tersebut belum diketemukan. Petugas dari BNPB Tanggamus sudah di lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban. “Korban masih dicari hingga sore ini,” kata Lilik.

Lilik menambahkan, hingga kini jembatan sepanjang 80 meter tersebut belum diperbaiki. Jembatan tersebut merupakan akses utama untuk perekonomian dan pendidikan warga. “Jadi, jembatan ini sangat penting bagi warga di kedua kecamatan,” tambahnya.(*)

Baca juga Jembatan Gantung Wonosobo-Semaka Tanggamus Lampung Putus, Satu Orang Tercebur dan Belum Ditemukan

Laporan Imelda Astari


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top