Tak Sanggup Bayar Persalinan, Warga Kotabumi Ini Tertahan di RSUDAM Lampung


Indarti (39) dan bayinya saat tertahan di RSUDAM Lampung. Warga Kelurahan Gapura, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara, itu tak sanggup membayar biaya persalinan yang lebih dari Rp9 juta. | RAPI Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Seorang warga bernama Indarti (39) sempat tertahan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung usai melahirkan. Pasalnya, perempuan yang tinggal di Kelurahan Gapura, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara, itu tak sanggup membayar biaya persalinan yang lebih dari Rp9 juta.

Indarti dirawat di Ruang Delima Kelas I C RSUDAM sejak Jumat lalu, 3 November 2017. Dia melahirkan lebih cepat dari waktu yang diperkirakan. Sehingga, Herik (41), sang suami, tidak mempersiapkan dana persalinan buah hatinya.

“Tim RAPI ketika mengetahui kabar tersebut, langsung ke RSUDAM. Ternyata infonya benar, sudah dari hari Jumat sampai sekarang belum bisa pulang karena biayanya lebih dari Rp9 juta. Mereka tak bisa bayar. Sebab, suaminya hanya pedagang kecil,” kata Samsul, Humas RAPI Lampung, saat dihubungi di Bandar Lampung, Jumat, 10/11/2017.

Menurutnya, Indarti dan bayinya telah keluar dari RSUDAM sekitar pukul 11.10 WIB. Dia mendapat bantuan dari Forum Masyarakat Lampung. “Hasil identifikasi kami dan rekan-rekan, Indarti adalah warga tidak mampu. Karena ketidaktahuan tentang kelas ruangan, maka iya-iya saja (ketika ditawari masuk kelas I),” ujar Samsul.

Dia menambahkan, Indarti sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Namun, kartu BPJS miliknya baru bisa aktif pada 15 November mendatang. “Saat ini, Indarti beserta suami dan bayinya dalam perjalanan menuju rumahnya di Kotabumi. Mereka difasilitasi kendaraan relawan,” kata dia.(*)

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *